Menata Perabotan Rumah, Memengaruhi Psikologi Penghuninya
Ciptakan Psikologis Baik Dalam Rumah (Foto: ayeey)

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Menata perabotan atau interior rumah tidak hanya untuk terlihat rapi, namun juga untuk menciptakan kenyamanan. Yang harus diperhatikan dalam menata interior ialah menyesuaikan dengan kebutuhan pribadi dan keluarga.

Menurut Principal Designer Hadiprana William Patty, penataan interior yang baik bisa memberikan dampak yang begitu besar mulai memengaruhi psikologis, kesehatan, sampai emosi tiap-tiap penghuninya.

“Makanya sebuah ruang harus direncanakan dengan baik, elemen yang digunakan hingga bentuk maupun penataan interior akan sangat berpengaruh untuk menciptakan good health dan good life,” papar William dalam acara bincang interior yang diselenggarakan Synthesis Development di Jakarta, belum lama ini.

Perencanaan mesti dilaksanakan mulai dari bentuk bangunan, furnitur yang dipakai, bahkan perbandingan antara rasio panjang, lebar, dan tinggi dapat memengaruhi sisi psikologis penghuni rumah.

Pada umumnya, rumah juga mesti didukung dengan desain konstruksi bangunan yang baik. Desain seperti bentuk layout ruang, bahan material, layout furnitur, warna, pencahayaan, aksesoris, dan tanaman yang ada di dalam rumah harus ditentukan dengan baik dan pas.

Untuk pilihan warna, William menyebut warna coklat mewakili elemen kayu akan membawa efek psikologis yakni perasaan nyaman. Abu-abu yang mengacu bebatuan alami dan hijau seperti pepohonan akan menciptakan nuansa nyaman, hangat, dan rileks.

“Yang tidak kalah penting adalah penggunaan pencahayaan baik yang alami dari sinar matahari maupun dari produk lampu. Ruangan yang berventilasi minim dan cenderung gelap akan membuat dampak buruk yang bisa menurunkan produktifitas penghuni. Ketidakcermatan kita pada penataan yang baik ini sering kali berdampak pada psikologis dan kesehatan memburuk yang tidak kita sadari,” paparnya.

Selain itu, pada kesempatan berbeda, setidaknya ada 5 ruang di rumah yang mesti diperhatikan dan dipastikan kebersihannya guna menjamin lingkungan rumah lebih sehat.

  1. Kamar Mandi

Setelah menggunkan ruangan ini, sebaiknya segera bersihkan dan keringkan lantai kamar mandi, cermin, wastafel, bak mandi atau bathtub, dudukan toilet, dan lainnya. Hal itu dilakukan untuk mengurangi pertumbuhan bakteri dan akan lebih nyaman saat digunakan kembali.

  1. Dapur

Pastikan selalu menjaga kebersihan meja maupun kitchen sink setelah memasak. Gunakan lap dengan larutan pembersih agar mudah mengangkat minyak dan kotoran. Segera cuci seluruh alat-alat masak setelah digunakan dan tempat sampah di dapur harus dikosongkan setiap hari.

  1. Ruang Tamu

Bersihkan debu di seluruh permukaan meja, perabot dan aksesoris lainnya di ruang tamu. Gunakan lap microfiber yang dapat membersihkan dan mengangkat debu di permukaan secara cepat dan mudah. Bersihkan pula kaca jendela dan bersihkan keset atau ganti secara berkala untuk meminimalisir debu di dalam rumah.

  1. Ruang Keluarga

Ruangan ini minimal disapu setiap hari. Jika menggunakan karpet, setidaknya bersihkan seminggu sekali. Salah satu tantangan terbesar membersihkan ruang keluarga ialah banyaknya elemen-elemen yang berserakan, seperti majalah, remote, mainan anak hingga cemilan. Gunakan kotak penyimpanan untuk menyusun barang-barang tersebut agar ruangan lebih rapi dan bersih.

  1. Kamar Tidur

Tepuk-tepuk bantal, guling, kasur, maupun selimut untuk menghilangkan debu yang melekat dan setiap harinya lakukan pada pagi dan malam hari. Sapu lantai kamar setiap hari dan pastikan pula sirkulasi udaranya baik hingga tidur dapat lebih berkualitas.

(he)