Menarik, Kantor Ala Resort Ini Berlokasi di Dekat Pantai
Nusa Dua Dipilih Karena Kawasan Prestisius di Bali Yang menjadi tujuan utama Pariwisata Serta Berbagai Event Nasional dan Internasional (Foto: )

 

JAKARTA, INAPEX.co.id – Jika pengembang lain mengembangkan vila, kondotel, dan properti wisata lainnya di Bali, PT Agung Panorama Propertindo (APP) malah menawarkan perkantoran di daerah wisata paling favorit di Indonesia itu.

“Kawasan wisata seperti Bali juga butuh fasilitas perkantoran. Selama ini perkantoran di Bali seperti rumah biasa atau ruko yang kurang representatif. Kami mencoba berpikir out of the box dan melihat potensi kebutuhan perkantoran dengan kriteria tertentu. Makanya kami bersiap meluncurkan Crea, proyek perkantoran berkonsep resort office di Nusa Dua,” papar Joseph Effendy Direktur APP, di Jakarta, baru-baru ini.

Crea dibangun di atas lahan seluas 6.000 m2 setinggi empat lantai dengan luas total 12.000 m2. Lokasinya terletak pada satu kawasan dengan Mal Bali Collection di ITDC Nusa Dua yang dikatakan sebagai pusat kawasan wisata Bali yang sangat established.

Perkantoran di Bali, jelas Joseph, tak dapat mengadopsi konsep perkantoran biasa seperti di pusat bisnis pada umumnya. Crea mengusung konsep dengan interior yang menunjang kreatifitas pekerja dan dapat digunakan untuk bekerja selama 24 jam.

Terutama di Bali, umumnya orang bekerja bukan dalam office hour namun mengikuti waktu ketika mood-nya paling baik. Oleh sebab itu, konsepnya 24 hour office resort dengan banyak fasilitas dan panorama untuk meminimalisir rasa jenuh.

Crea akan menyediakan 30 unit ruang kantor per lantai tidak hanya fasilitas ruang pertemuan dan function room. Luasnya 60 – 200 m2 per unit senilai mulai dari Rp.27 juta/m2. Statusnya sewa jangka panjang (lease hold) selama 50 tahun yang dapat diperpanjang, sebab status tanahnya tetap milik pemerintah.

“Sekarang kami masih tahap sosialisasi untuk memperkenalkan konsep ini dan sudah banyak yang tertarik dan mulai memesan. Targetnya tahun ini bisa mengantongi pemesanan hingga 60 persen dari yang kami tawarkan sehingga kami bisa langsung membangun proyek,” katanya.

Terlepas dari itu, pada kesempatan berbeda, Pengembang Singapura Pollux Properties tetap gencar mengembangkan beragam proyek di Indonesia meski pasar masih lesu.

Kini Pollux mengembangkan proyek terpadu Gangnam District dan Chadstone di Bekasi, Jawa Barat, Pollux Technopolis di Karawang, Jawa Barat, Meisterstadt di Batam, Kepulauan Riau, dan lain-lain.

Tidak hanya itu, Pollux juga mempunyai land bank di kawasan pusat bisnis (CBD) Jakarta, masing-masing 6.000m2 di kawasan Mega Kuningan dan Sudirman Central Business District (SCBD).

“Itu land bank premium. Sementara di koridor timur land bank kami sekitar 200-an hektar,” imbuh Marketing & Promotion Director Pollux Maikel Tanuwidjaja, di Jakarta, baru-baru ini.

Di lahan di CBD Jakarta tersebut rencananya dikembangkan apartemen mewah mulai dari Rp.40 jutaan/m2. Ia mengatakan bahwa penawaran apartemen mewah di kawasan bisnis masih jarang, padahal pasarnya sangat potensial. “Yang pertama akan diluncurkan yang di Mega Kuningan tahun depan. Apartemen akan dirancang ekslusif,” ujarnya.