Lokasi Strategis, Investasi Rumah Dinilai Menguntungkan
Investasi Rumah (foto: rumahbagus)

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Tak dapat dipungkiri memilih lokasi strategis merupakan modal investasi rumah yang sangat menguntungkan.

“Investasi yang paling aman memang cuma disektor properti. Apalagi selama pameran untuk harga jual tipe Pakuan sudah termasuk BPHTB, PPN, biaya notaris, serta free biaya KPR,” kata Eva Marketing pengembang PT. Infouren Citi, saat dihubungi INAPEX.co.id, di Jakarta, belum lama ini.

Cluster Pakuan merupakan perumahan tipe baru dikawasan Acropolis de Karadenan, Cibinong, Bogor. Rumah dengan desain minimalis tipe 36/60.5 tersebut, memiliki harga jual Rp.360 jutaan.

“Jika konsumen mengajukan kredit melalui KPR cukup membayar uang muka sebesar Rp.36 juta, atau hard cash Rp.307 jutaan,” jelas Eva.

Rumah baru di Cluster Pakuan ini memiliki spesifikasi pondasi batu kali, slof beton, struktur betong bertulang, double dinding bata merah, lantai keramik 40/40, kloset duduk, atap rangka baja ringan, kusen daun pintu jendela alumunium serta plafon list gypsum.

Selain Cluster Pakuan, juga terdapat tipe lain seperti Acropolis Karadenan, Standar, New Brawijaya, dan New Convept Shapire (Acropolis Bojong Depok Baru 2).

Untuk harga type Tiryasa 60/88 sebesar Rp.797 jutaan. Kemudian untuk harga di type New Shapire dengan luas bangunan 36 M2 dan luas tanah 60 M2 dibandrol hanya sebesar Rp.457 jutaan.

Secara terpisah, Muthohary seorang warga Kampung Sidamukti, Kecamatan Cilodong, Kota Depok sangat mengapresiasi terhadap pengembangan program satu juta rumah yang dicanangkan pemerintah pusat.

“Setidaknya program satu juta rumah mampu mewujudkan bagi masyarakat kecil yang ingin memiliki rumah layak huni,” kata Muthohari.

Selain itu, Ia manambahkan, masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tak hanya dimudahkan untuk beli rumah murah, namun pengembang juga diperlonggar diperizinannya.

“Ini sangat mendorong sekali menciptakan kawasan yang lebih tertata dan tidak ada lagi pemukiman kumuh baik dipusat kota maupun diwilayah pendukung seperti Bogor, Depok, dan Bekasi,” kata Muthohari.

Untuk itu, diharapkan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat mampu meningkatkan disektor pembangunan rumah layak huni diseluruh Indonesia.

“Mudah-mudahan pemerintah mampu mewujudkan rumah layak huni secara merata, baik untuk kebutuhan MBR maupun para investor,” kata Muthori.