Layaknya Rumah Miliaran, Hunian Panorama Pantai Hanya Rp.400 Juta
Nuvansa Bay Batam (Foto: sinarmasland)

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Batam, Kepulauan Riau, memiliki daya tarik kuat bagi pengembangan properti. Industrinya yang terus berkembang jadi pendukung tumbuhnya sektor-sektor lain khususnya properti.

Perumahan, hotel, apartemen, fasilitas komersial, dan lifestyle center saat ini marak dikembangkan di Batam. Ini juga dijalankan guna meladeni warga Singapura yang datang ke Batam untuk  kepentingan bisnis dan melancong.

Oleh sebab itu, yang tertarik mengembangkan proyek properti di Batam adalah pengembang-pengembang besar dari Jakarta. Salah satunya Sinar Mas Land (SML) yang mengembangkan Nuvansa Bay Batam seluas 228 hektar.

Tahap pertama dikembangkan The Nove,  hunian premium yang dirancang oleh Pomeroy Studios Singapura. Di situ akan dibangun sebanyak 80 unit rumah dan 140 unit apartemen.

“Peluncuran resminya baru akan dilakukan pada kuartal pertama tahun depan. Makanya harga yang kami tawarkan sangat menarik, mulai Rp.400 juta untuk apartemen dan Rp.1,2 miliar sampai Rp.1,8 miliar untuk rumah,” papar  CEO Strategic Development and Services SML Ishak Chandra, dalam siaran pers di Jakarta.

Kawasan hunian tersebut akan dikelilingi beragam fasilitas premium seperti lapangan golf, komersial, pusat ritel, dan sarana hiburan lainnya. Akses ke Kota Batam sangat mudah dan dekat dengan dibangunnya outer ring road dan jembatan Lelay.

The Nove dibangun di area seluas 5 hektare dengan panorama pantai, dan lapangan golf 18 hole yang di dalam kawasannya terdapat nada sungai.

“Kami membuat harga berbeda setiap fase untuk memberikan apresiasi kepada konsumen yang membeli lebih awal. Pada fase pertama konsumen akan mendapatkan harga paling terjangkau,” tuturnya.

Terlepas dari itu, pada kesempatan berbeda, PT HK Realtindo mulai membangun (groundbreaking) apartemen H Residence at Soetta di Jalan K.S. Tubun, Tangerang, Banten.

Lokasi proyek tersebut kurang dari 4 km dari Bandara Soekarno Hatta (Soetta). Oleh sebab itu, target pasarnya ialah para pekerja di bandara yakni perusahaan kargo, crew pesawat,  dan orang- orang yang frekuensinya ke bandara sangat tinggi.

Apartemen ini dibangun di area seluas 8.000 m2 setinggi 12 lantai. Tidak hanya dekat bandara ke Stasiun Tangerang sekitar 10 menit dan mudah mengakses jalan tol Jakarta-Merak. Di sekitar lokasi telah banyak fasilitas seperti pusat perbelanjaan dan area komersial.

“Total unit apartemen ini mencapai lebih dari 1.000 unit dengan investasi Rp.400 miliar. Dengan dimulainya groundbreaking  targetnya apartemen ini bisa diselesaikan 30 bulan,” papar Direktur Utama HK Realtindo, Koentjoro, pada acara groundbreaking di Tangerang.

(he)