Laris Manis, Hunian di Semarang Barat Rp.225 Jutaan
Apartemen Akavia Mansion (Foto: skyscrapercity)

 

SEMARANG, INAPEX.co.id, – Pengembangan apartemen di Semarang, Jawa Tengah, semakin laris dan meluas ke sejumlah kawasan. Saat ini yang mulai berkembang kawasan Semarang Barat.

Kawasan tersebut dilirik pengembang sebab lokasinya dekat dengan jalan tol Pemalang-Semarang yang ditargetkan beroperasi tahun 2017.

Apartemen yang sedang dikembangkan di kawasan tersebut ialah Akavia Mansion dari PT Cita Kayana Semesta (CKS). Lokasinya tak jauh dari gerbang tol Ngaliyan di Jl Prof Hamka.

Apartemen yang dibangun di lahan seluas 1,2 hektar ini terdiri tiga tower: A, B, C. Tower C meliputi 450 unit yang dipasarkan akhir Desember 2016 menarik banyak perhatian konsumen maupun pengembang.

Apartemen yang semuanya berisi tipe studio (26 m2) tersebut dipasarkan dengan skema lelang yang belum pernah dilakukan developer di Semarang.

Pengembang menentukan harga batas bawah kemudian ditawarkan ke konsumen untuk menjalankan penawaran harga.

“Harganya kita buka Rp.170 juta per unit, dalam waktu dua jam terjual 50 unit dengan harga penawaran tertinggi Rp.240 juta,” papar CEO PT Cita Kayana Semesta, Raditya Guntur kepada pers di Semarang, belum lama ini.

Pada 26 Januari lalu dijalankan lelang kedua dengan harga awal Rp.225 juta/unit dan akan diadakan lelang selanjutnya pada 9 Februari.

Raditya menuturkan bahwa cara pemasaran yang ia jalankan membuat kaget pengembang di Semarang. Sasaran pasarnya kalangan keluarga muda dan para investor.

Pasar merespon sangat bagus sebab faktor jalan tol lokasinya dekat kampus Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang dan rumah sakit.

Di sekitarnya terdapat sejumlah kawasan industri yang memperkerjakan profesional sangat banyak, misalnya kawasan industri BSB City, Candi, Wijaya Kusuma, Tambaaji, dan yang tengah dikembangkan kawasan industri Kendal. Maka dari itu, potensi pasar sewanya terbilang besar.

Tower B dan A dikembangkan untuk kalangan premium. Unitnya akan dipasarkan secara customize dengan luasan 75 – 200 m2 senilai Rp.30-37 juta per m2.

Menurut Raditya, potensi pasar segmen ini terbilang besar dan telah banyak yang memesan. Fasilitas yang akan disediakan meliputi kolam renang, area komersial, dan rasio parkir 1:1.