KPR Tak Hanya Cicilan Sesuai Kemampuan? (Foto: dok.nirwanabojong)
KPR Tak Hanya Cicilan Sesuai Kemampuan? (Foto: dok.nirwanabojong)

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hingga kini masih menjadi fasilitas utama yang dimanfaatkan masyarakat dalam hal pembelian rumah.

Skema pembiayaan yang disalurkan bank untuk KPR sesuai ketetapan BI dari harga rumah.

Kendati demikian, sebenarnya KPR disediakan perbankan, walaupun tersedia sejumlah perusahaan pembiayaan yang menyalurkan dana dari lembaga sekunder untuk pembiayaan perumahan (housing financing).

Namun, KPR sendiri memang terbukti masih diminati konsumen karena menawarkan sejumlah keuntungan, diantaranya tentang biaya awal yang tidak besar.

Bahkan untuk setiap calon debitur hanya diminta melengkapi dokumen termasuk sudah melunasi uang muka rumah pada pengembang. Selain itu, manfaat lain dari KPR yaitu jangka waktu cicilan bisa disesuaikan dengan kemampuan. Batas tenor cicilan paling lama 25 tahun.

Kemudian terkait jangka waktu, pastinya nasabah tidak akan tahu musibah apa saja yang bakal menimpanya. Entah itu meninggal dunia, mengalami cacat tetap, tersandung PHK, rumah kebakaran, maupun kejadian yang bersifat alami seperti bencana alam.

Oleh sebab itu, untuk antisipasi serta mengatasi solusi ketika hal yang tidak diinginkan itu terjadi, maka nasabah dituntut lebih teliti dan memahami bentuk perlindungan yang disertakan oleh pihak bank dalam asuransi.

“Salah satu bank syariah memberikan batas waktu 14 hari bagi nasabahnya agar mengerti betul apa saja yang terangkum dalam lembar akad kredit. Dan semestinya semua bank juga menerapkan pola demikian,” kata Konsultan Properti PT.Star Nusa Prima, Aini Sudiastuti, saat dihubungi INAPEX.co.id, di Nirwana Bojong Residence, belum lama ini.

Tujuannya, masih dikatakan Aini, agar tidak ada kesalahpahaman di kemudian hari apabila ada satu kasus yang menimpa nasabah itu. “Saat akad kredit tercatat jelas pasal per pasal yang ditentukan bank, termasuk polis asuransi apa saja yang bisa dinikmati nasabah. Nah, sebagai nasabah yang cerdas, baca dan pahami pasal-pasal tersebut serta tanyakan apabila ada yang kurang dimengerti,” jelasnya.

Oleh sebab itu, ketika sesi wawancara KPR atau sebelum menandatangani akad kredit, tanyakan kepada pihak bank apakah produk KPR yang ingin diambil sudah dibekali program asuransi kebakaran.

Menurutnya, sejumlah bank umumnya tidak membebankan premi asuransi kebakaran kepada debitur selama tenor kredit berlangsung, melainkan dibayar di awal bersamaan dengan biaya KPR dan provisi.

Hal ini juga berlaku pada asuransi jiwa. “Yang pasti nasabah harus tanya, asuransi yang disertakan dalam perjanjian KPR mencakup apa saja. Apakah melindungi nasabah jika ia meninggal, cacat tetap atau PHK. Jika iya, nanti prosedur klaimnya seperti apa. Detail lah sebelum memutuskan sesuatu,” katanya.

 

KANTOR PEMASARAN

Nah, tunggu apa lagi. Kunjungi Marketing Office NIRWANA BOJONG RESIDENCE Blok A2 No.1, Jl.Raya Kelapa Nunggal, Desa Bojong – Kelapa Nunggal, Kabupaten Bogor.

Anda juga bisa menghubungi nomor telepon 081212373123 – 081282043043 (WA) untuk informasi lebih lengkap mengenai Nirwana Bojong Residence.

Bisa memiliki unit rumah sendiri di Nirwana Bojong Residence sejak dini, Anda tidak perlu lagi ngontrak dan bayar uang sewa. Habiskan uang Anda untuk beli properti yang nilainya naik terus.

 

 

(ADV)