1.600 Pengemudi Go-Jek Ajukan KPR Mikro Dengan DP 1 Persen
Pengemudi Go-Jek (Foto: tribunnews)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Program Kredit Pemilikan Rakyat (KPR) Mikro dengan uang muka atau down payment (DP) 1 persen yang diluncurkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk diminati 1.600 pengemudi Go-Jek.

Pengemudi ini masuk ke dalam kategori pekerja informal dengan penghasilan tidak tetap. Mereka selama ini kesusahan mengajukan KPR di bank sebab tak mempunyai slip gaji sebagai bentuk bukti penghasilan per bulan.

“Sudah ada 1.600 pengemudi Go-Jek yang mengajukan aplikasi KPR Mikro,” tutur Direktur Konsumer Bank BTN Handayani, di Gedung Bank BTN, Jakarta, Selasa (26/4).

Dia menjelaskan bahwa pembayaran cicilan KPR Mikro dapat disesuaikan dengan kondisi keuangan kreditur, baik itu harian, mingguan, maupun bulanan.

Para pengemudi Go-Jek, lanjut Handayani, cenderung membayar mencicil KPR Mikro secara harian. Tidak hanya pengemudi ojek daring, pekerja informal peminat KPR Mikro juga berasal dari pedagang dan nelayan. “Pedagang bakso dan mie mencicil harian, karena setiap hari dapat penghasilan,” imbuh Handayani.

Sedangkan nelayan, tambahnya, lebih banyak memilih pembayaran cicilan secara mingguan sebab tak setiap hari pergi melaut.

Ia menuturkan dengan KPR Mikro masyarakat dapat mengajukan kredit untuk membangun, merenovasi, atau membeli rumah dengan total maksimal Rp.75 juta.

Selama ini, kebanyakan pengajuan kredit untuk membangun hunian di atas tanah sendiri dan merenovasi rumah tak layak huni.

Akan tetapi, penyerapannya memerlukan waktu sebab terhambat proses sertifikasi tanah. Pasalnya, tanah masyarakat yang tengah mengajukan KPR Mikro tak berstatus Hak Milik.

Menurut Handayani, untuk mengatasi hal ini, Bank BTN akan bekerja sama dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam rangka percepatan sertifikasi.

Program Sejuta Rumah

Tahun 2016 Bank BTN sukses menyalurkan KPR untuk program sejuta rumah hingga 599 ribu unit. Penyaluran tersebut melebihi target yang ditetapkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Tahun ini BTN kembali diberi target tinggi untuk menyalurkan KPR sebanyak 660 ribu unit.

“Kami sangat optimis bisa mencapai karena pada triwulan pertama 2017 sudah berhasil disalurkan 175 ribu unit. Program sejuta rumah bukan hanya target Bank BTN tapi juga bank lainnya karena ini program nasional,” jelas Dirut Bank BTN Maryono kepada pers di Jakarta, Selasa (26/4).

Menurut Maryono dengan dorongan regulasi dan kemudahan dari pemerintah program sejuta rumah prospeknya masih sangat bagus. Rumah sederhana tapi layak ini kebutuhannya begitu besar dan ditunggu-tunggu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).