Pertimbangan Investor, Tanamkan Modal Disektor Properti. (Foto: ditjenPUPR)
Kondisi Ekonomi, Tak Pengaruhi Penjualan Rumah FLPP. (Foto: ditjenPUPR)

PALEMBANG, INAPEX.co.id, – Ditengah sulitnya kondisi perekonomian saat ini, ternyata tak berpengaruh terhadap penjualan rumah fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) di Palembang Sumatera Selatan.

Bahkan penjualan rumah yang dibandrol dibawah Rp.200 jutaan selalu ludes terjual.

Dibandingkan tahun lalu, penjualan di kelas ini laku 150 unit dan pada 2016 ini naik lebih dari tiga kali lipat, mencapai 500 unit.

“Jadi di bidang ini mengalami kenaikan drastis, karena masyarakat memilih rumah yang lebih murah, kemudian kalau memang perlu diperluas, atau renovasi itu baru dilakukan,” papar Direktur Utama PT Semadak Serunting Sakti Palembang (S3P), Abdullah Taufik di Palembang, belum lama ini.

Sebagai pengembang dikota empek-empek tersebut, Abdullah mengakui, memang harus masuk di kedua kelas perumahan tersebut, jadi ketika rumah komersil dan mewah sulit, rumah murah dan menengah bisa terjual sehingga ada subsidi silang sehingga developer tidak “mati”.

Abdullah tak mengelak, jika faktanya banyak developer besar dan yang dulunya mapan dengan rumah mewah dan berkelas cukup banyak bermain di perumahan FLPP. “Sekarang ini, penjualan rumah komersil mengalami stagnan, ” katanya.

Menurutnya, kalau melihat penjualan hingga akhir Oktober 2016 ini. Jangankan mendekati, separuhnya saja tidak akan tercapai.

Abdullah menambahkan, pada tahun lalu cukup bagus untuk rumah komersil, mewah dari kisaran Rp300 juta hingga Rp500 juta bahkan Rp1 miliar habis terjual.

Lebih lanjut dikatakan, dalam satu bulan bisa menjual 100-an unit rumah, sementara pada tahun 2016 ini cukup sulit. “Kalkulasi kami hingga Desember 2016 nanti paling banyak hanya 20 unit saja, jadi anjlok,” ujarnya.

Ia menambahkan, dari angka 20 unit itu terbanyak di kisaran harga Rp300 juta, sedangkan rumah harga Rp500 juta ke atas sangat berat.

“Sekarang ini ekonomi lagi sangat sulit. Ekonomi kita lagi lemah dan mudah-mudahan tahun depan bisa membaik,”pungkasnya.