Dani P.Tungga Dewi (Foto: ist)
Dani P.Tungga Dewi.  (Foto: ist)

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Ditengah kondisi ekonomi global yang ternyata semakin memburuk, tidak serta merta berdampak pada penjualan properti di Indonesia.

Kebijakan pemerintah melalui penurunan suku bunga KPR dinilai sangat membantu dikalangan konsumen properti.

“Kebijakan pemerintah melalui penurunan suku bunga KPR kami mengakui cukup membantu penjualan serta bisa melonggarkan bagi konsumen properti. Apalagi pemerintah juga mulai mempermudah disektor perizinan, jadi cukup membantu pengembang untuk menyediakan rumah layak huni,” ujar Dani P.Tungga Dewi Marketing Communication Metro Residence, ketika dihubungi INAPEX.co.id, di Marketing Gallery Jl. Raya Jakarta – Bogor KM. 49, Sentul, Bogor, belum lama ini.

Kendati demikian, Dani juga membenarkan terkait prospek bisnis properti di Indonesia masih tergolong belum stabil hingga akhir tahun 2016.

“Ya memang benar bahwa diakhir tahun itu biasanya akan berkurang peminatnya, tapi tetap masih ada transaksi jual beli properti. Namun saya sangat optimis penjualan akan terus meningkat, seiring pembangunan infrastruktur disejumlah wilayah itu juga berdampak positif,” tambah Dani.

Secara terpisah,  Bank Indonesia (BI) menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun depan, dari 5,1-5,5% menjadi 5-5,4%.

“Untuk 2017 kita melakukan penyesuaian pertumbuhan ekonomi menjadi 5-5,4%,” ungkap Gubernur BI Agus Martowardojo dalam konferensi pers di Kantor Pusat BI, Jakarta, Kamis (17/11).

Pada 2016, proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia diatas 3%. Namun demikian, dua bulan tersisa ternyata proyeksi tersebut sulit untuk dicapai. Bahkan cenderung di kisaran 2% artinya lebih buruk dibandingkan tahun sebelumnya.”Jadi kondisi yang membuat kita melakukan penyesuaian utama adalah ekonomi dunia,” ujarnya.

Selain itu, pertumbuhan kredit di dalam negeri baru akan kembali menanjak pada kuartal II-2017. Ini menandakan lemahnya pertumbuhan kredit masih akan berlangsung cukup panjang.

“Pemulihan mulai terlihat di akhir kuartal II-2017 dan ini nanti membantu kita juga bisa sampaikan pertumbuhan kredit 2017 itu perkirakan 10-12%,” jelasnya.