Ilustrasi Apartemen. (Foto: dok.inapex)

JAKARTA, INAPEX.co.idOptimis dengan pergantian tahun baru, KG Global Development menilai prospek bisnis properti akan positif. Berangkat dari alasan itu,pengembang ini berencana meluncurkan proyek apartemen baru di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Nantinya, proyek itu akan dikembangkan di lahan seluas 2,7 hektare (ha) dengan mengusung nama The Link. The Link dikembangkan tiga tower dengan kapasitas 2000 unit, menyasar kalangan millenial dan profesional.

Apartemen akan dibandrol harga Rp 20 jutaan per meter persegi. Ini akan berbeda dari proyek premiun yang sedang dikembangka saat ini Regent Residence di Kawasan Mangkuluhur City yang dipasarkan dengan harga US$ 5.000 per meter persegi (m2) di luar pajak.

Nantinya unit-unit yang akan ditawarkan mulai 35 m2 untuk studio, 68 m2 untuk tipe dua kamar, serta 150 m2 untuk ukuran tiga kamar.

“Rencananya proyek ini akan diluncurkan akhir kuartal II, setelah Pilpres,”kata Presiden Direktur KG Global Development Harry Gunawan, di Jakarta, belum lama ini.

Harry menambahkan, investasi proyek masih digodok. Tapi, diperkirakan akan ada di kisaran Rp 2 triliun. Rencananya, konstruksi fisik akan dilakukan selama 3,5 tahun sehingg akan diserahterimakan pada 2023.

Tak hanya The Link, KG Global juga berencana membangun hotel berkonsep resor di kawasan Ubud, Bali, yang nantinya akan dikelola oleh Sixth Senses.

Proyek ini akan menjadi pengembangan Sixth Senses kedua perusahaan setelah Sixth Senses di Uluwatu yang telah beroperasi dengan okupansi 49%.

Dalam melakukan ekpansi bisnis resort, Harry mengungkapkan, pihaknya akan fokus pada wilayah-wilayah pariwisata terutama yang masuk dalam pengembangan 10 Bali baru.

Saat ini, Regent Residence telah selesai dibangun. Proyek dikembangkan sebanyak 108 unit yang berada satu tower dengan Hotel Regent sebanyak 132 kamar di lahan 1 hektare (ha).

Harry menambahkan, unit apartemen mewah tersebut sudah terjual 45%. Unit-unit yang ditawarkan dengan ukuran 250 m2 dan 500 m2.

Disamping melakukan pengembangan secara langsung, KG Global Development juga melakukan pengembangan bisnis lewat anak usahanya yang sudah tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) yaitu PT Greenwood Sejahtera tbk (GWSA).

Anak usahanya ini saat ini tengah mengembangkan proyek perkatoran TCC II dan proyek mixed use di Surabaya bertajuk Capital Square.