Ilustrasi. (Foto: dok.inapex)

JAKARTA, INAPEX.co.id – Kendati kalangan pengembang yang tergabung dalam Real Estate Indonesia (REI) mengeluh karena kondisi properti lesu, namun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tetap optimis industri properti masih bergairah.

Apalagi fakta itu bisa dibuktikan dengan pembangunan properti yang saat ini masih pesat. “Kalau sektor properti fluktuasi lah ya, nggak juga lesu lesu banget. Nyatanya pembangunan di mana mana pesat terus, permintaan juga cukup banyak, suplai malah kurang kan,” kata Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid, di Jakarta, belum lama ini.

Lebih lanjut dikatakan Khalawi, sejauh ini sektor-sektor pendukung properti sudah memberi partisipasinya untuk pertumbuhan properti.

“Kalau dibilang 3 tahun terakhir (lesu) ya saya kurang sependapat juga. Artinya kalau sektor properti ini juga tergantung sektor industri lain. Kalau sektor lain juga meningkat akan mendorong sektor properti, gairahnya akan naik,” tambah Khalawi.

Untuk di kota-kota besar, dia menyadari adanya tantangan soal harga tanah yang mahal, sementara masyarakat ingin rumah terjangkau di perkotaan. Jika rumah jauh dari kota, menurutnya minat konsumen memang agak berkurang.

“Tantangannya tadi masalah tanah di kota besar khususnya middle low (menengah ke bawah) susah di pusat kota, akhirnya harus di pinggir kan, itu ketertarikan turun, kurang kan mungkin,” pungkasnya.

Sementara itu, secara terpisah penjualan properti bakal ikut melambat jelang tahun politik. Bahkan diproyeksi banyak investor yang menahan diri untuk melakukan pembelian properti.

“Ada temen saya orang bank bilang justru banyak nasabah nilai tabungan terus meningkat, tapi mereka masih menahan beli rumah,” ungkap Pengembang Properti Jeffri Ardiatma, kepada INAPEX.co.id saat ditemui usai pengambilan hadiah undian pengunjung Indonesia Properti Expo (IPEX) 2018 di Jakarta, Jum’at (23/10/2018).

Menurutnya, kelesuan pasar properti masih akan berlangsung hingga pemilihan presiden selesai. “Saya prediksi kelesuan itu tidak akan lama paling sampai pemilu aja,” tambah pria asal Yogyakarta itu.

Jeffri Ardiatma merupakan seorang pengembang properti sekaligus sebagai peserta program pendidikan mini MBA yang beruntung mendapatkan hadiah utama berupa sebuah 1 unit mobil dengan No Undian: BB68363711.

“Saya kebetulan lagi ikut pendidikan mini MBA di BTN. Saya datang ke pameran IPEX saat itu di Hari Sabtu terus ikut registrasi undian dengan nanting tulus aja, tak disangka ternyata saya dapat hadiah mobil,” kata Jeffri.