ilustrasi. (Foto: inapex)

JAKARTA, INAPEX.co.id – Banyak kemudahan saat beli rumah lewat pengembang perumahan. Apalagi, saat pengajuan KPR sangat dibantu serta tak harus bersusah payah untuk mondar-mandir ke bank hanya untuk melengkapi sejumlah persyaratan.

Karena, pengembanglah yang bakal menjadi pihak ketiga yang mengurusi semuanya. Bahkan, calon pemohon hanya tinggal memberikan uang penjualan untuk selanjutnya menyiapkan dokumen-dokumen yang harus dilengkapi. Begitu mudahnya beli rumah dari pengembang.

Mengingat pentingnya peran pengembang dalam kelancaran memperoleh rumah, sangat penting untuk mencari tahu apakah pengembang itu cukup kredibel dalam membangun rumah.

Salah satu cara untuk mengenali kredibilitas pengembang, yaitu dilihat dari rekam jejak proyek properti pada tahun-tahun sebelumnya. Nah, agar lebih mudah mengetahui kredibilitas pengembang, berikut ada beberapa cara yang bisa dilakukan sendiri.

1. Pengembang dikatakan kredibel manakala mampu mengelola usaha dengan baik. Bagaimana caranya? Anda bisa mengajukan pertanyaan tiga pertanyaan berikut:

– Sejak kapan pengembang tersebut berkecimpung di dunia properti dapat dilihat dari seberapa banyak perumahan sebelumnya. Baik yang sudah sukses maupun gagal di tangan pengembang tersebut.

– Perhatikan ketepatan waktu dan kesigapan menangani konsumen.

Ini merupakan salah satu poin bagi pengembang. Misalnya, pada saat pengembang menepati perjanjian dalam menyelesaikan proses akad atau ketika ada komplain akan rumah yang baru ditempati.

Jika ada masalah, amati apakah mereka sigap memperbaiki dan meminta maaf atas kelalaiannya dan mengatasi masalahnya.

– Ajukan sesuatu yang menimbulkan daya tarik pada saat melakukan komunikasi menunjukkan sebuah pengembang memiliki kredibilitas yang tinggi.

2. Carilah pengembang yang terpercaya.

Tidak adanya rasa percaya pada pengembang akan membuat Anda ragu. Rasa ragu akan membuahkan prasangka-prasangka yang buruk dapat menghambat langkah Anda.

Jika Anda menemukan gejala-gejala prasangka buruk, sebaiknya Anda tinggalkan dan cari pengembang lain.

3. Cek keanggotannya dalam Real Estate Indonesia (REI). Apakah pengembang tersebut termasuk anggota (REI) apakah pengembang tersebut termasuk anggota REI.

Sangat penting mengecek status keanggota REI utnuk memberikan solusi jika ke depannya Anda menemukan masalah berhubungan dengan pengembang.

4. Perhatikan bank mana saja yang melakukan kerja sama dengan pengembang. Banyak bank brekredibilitas tinggi yang bekerja sama menjadi salah satu poin memilih pengembang.

Pengembang yang bermasalah tentu dapat menurunkan citra baik sebuah bank dan dapat mempersulit bank itu sendiri.

5. Pada saat Anda hendak membeli rumah baru, pastikan pengembang tersebut memiliki rumah contoh.

Rumah tersebut adalah gambaran untuk rumah yang akan dibeli, dari material dan kualitas pekerjaan.