Kemudahan Akses Bekasi Utara, Terus dikebut
Pembangunan Jalan Tol (Foto: jurnalasia)

 

BEKASI, INAPEX.co.id, – Pembangunan infrastruktur tetap menjadi pemicu pertumbuhan kawasan. Akses yang kian membaik akan melahirkan ekspektasi baru dan hal ini dimanfaatkan kalangan pengembang untuk membangun properti dan fasilitas pendukungnya.

Pembangunan jalan tol Cibitung-Tanjung Priok, misalnya, diperkirakan akan mempengaruhi pertumbuhan kawasan Bekasi Utara.

Jalan tol sepanjang 25,4 km ini membentang dari Cibitung (Bekasi) di ruas tol Jakarta-Cikampek ke Tanjung Priok melewati kawasan bekasi Utara: Tambun Utara, Babelan, Tarumajaya.

Kawasan-kawasan dekat jalan tol yang sedang dibangun tersebut suudah mulai terasa gairahnya. Di koridor Kaliabang contohnya, mulai berkembang apartemen dan perumahan untuk kalangan menengah atas.
“Sekarang Bekasi Utara semakin berkembang terdorong infrastruktur yang semakin bagus. Dulu kawasan ini memang kantong hunian menengah bawah tapi sekarang mulai naik kelas dan pasarnya semakin meluas,” tutur Direktur Utama Yanadito Santosa Anugerah KSO, Gregorius Gun Ho, pengembang Golden City di Jl Kaliabang, Bekasi.

Golden City dikembangkan di atas lahan seluas 40 hektar berlokasi di Vila Indah Permai, perumahan lama, yang bekerjasama dengan GNA (GunHo Niken Architect) Group.

Golden City adakah pioner pengembangan konsep hunian modern di kawasan. Seluruh hunian dua lantai, terkecil tipe 57/60 dipatok Rp.694 juta.

Kaliabang lebih cepat berkembang sebab, letaknya sangat dekat dengan Kota Bekasi, stasiun, dan Summarecon Bekasi yang merupakan ikon hunian menengah atas di Bekasi.

Selain Golden City, masih ada Prima Harapan Regency yang harganya di atas Rp.1,5 miliar dan dua proyek apartemen yang sedang dibangun: Metropolitan Park Apartment dan Prima Orchard.

GunHo menuturkan, pembangunan jalan tol Cibitung-Tanjung Priok akan membuat pasar perumahan di Bekasi Utara semakin luas.

Konsumen dari luar kawasan semakin ramai melirik kawasan ini. Terlebih harganya masih wajar, tak murah juga tak mahal. Efeknya kawasan yang sudah cukup padat akan semakin padat.

Perkembangan ini akan memicu faktor pertumbuhan lainnya seperti fasilitas dan area komersial di kawasan. Rumah Sakit Awal Bros rencananya akan membangun gedung di Golden City setinggi tujuh lantai (9 ha) pada tahun ini.

Akhir tahun 2017 atau awal tahun 2018, Golden City juga akan membangun pusat perbelanjaan. Bangunan ini akan dibangun pada bagian depan perumahan dengan konsep baru yang menyajikan banyak open space.

Tidak hanya mal, di area seluas 5 hektar juga akan dibangun fasilitas komersial lainnya meliputi ruko dan shop house.