Presiden RI Joko Widodo. (Foto: setkab)

 

BALIKPAPAN, INAPEX.co.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI dinilai berhasil mendorong bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk memiliki rumah layak huni.

Penilaian itu disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo saat meninjau proyek rumah tapak (landed house) murah di Perumahan Pesona Bukit Batuah, Batu Ampar Balikpapan Timur, Kalimantan Timur.

Dalam peninjauan itu, juga terlihat ikut mendampingi Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak.

Dikesempatan itu, Presiden Jokowi melihat langsung penandatangan akad kredit sebanyak 200 calon penghuni perumahan tersebut. Menurutnya perumahan itu, merupakan rumah tumbuh sehingga ke depan bisa dikembangkan dan ditingkatkan kualitasnya.

Presiden Jokowi menilai, bantuan pemerintah untuk subsidi perumahan mulai dari Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM), Subsidi Selisih Bunga (SSB) dan Bantuan Prasarana dan Sarana Umum (PSU) untuk perumahan bagi MBR dari Kementerian PUPR akan terus ditingkatkan setiap tahunnya.

“Yang pesan tadi saya tanya sudah 2.000, artinya tinggal bangun, karena yang antre sudah banyak. Namun memang baru 500 unit yang diselesaikan dan akan terus ditambah sampai nanti semuanya 4.000 unit kurang lebih,” ujar Presiden Jokowi.

KPR Subsidi bagi MBR memiliki keuntungan yakni bebas PPN, uang muka 1 persen, suku bunga tetap 5 persen dan dapat mencicil hingga 20 tahun. Untuk di Perumahan Pesona Bukit Batuah, angsuran per bulannya untuk kredit selama 20 tahun yakni sebesar Rp 780 ribu.

Meskipun demikian, ada juga masyarakat yang mengambil KPR kurang dari 10 tahun sehingga cicilan per bulannya sekitar Rp 1,3 juta perbulan. Semakin pendek jangka waktu KPR nya maka semakin tinggi cicilannya.

Untuk tipe rumah yang ditawarkan yakni tipe 36/87 dengan harga per unit rata-rata Rp 128 juta dan tipe tipe 36/ 100 sekitar Rp 135 juta. Rata-rata pendapatan calon pembeli adalah masyarakat dengan penghasilan dibawah Rp 4 juta per bulan. “Untuk masyarakat, saya kira subsidi yang kita berikan sangat membantu,” ujarnya.

Sebelumnya Presiden Jokowi telah meresmikan pembangunan perumahan bagi MBR di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat sebanyak 4.734 unit dari total rencana yang akan dibangun sebanyak 8.749 unit. Pembangunan rumah MBR di daerah-daerah lainnya juga terus didukung oleh Pemerintah.

Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin meminta agar pengembang terus membangun rumah yang berkualitas bagi MBR. Terlebih dengan adanya bantuan Prasarana dan Sarana Umum (PSU) seperti jalan lingkungan dan drainase oleh Kementerian PUPR meningkatkan kualitas kawasan hunian perumahan subsidi.