Rizzky Pratama (tengah) dan Marlene (paling kanan) dalam Media Briefing Midpoint Residence at Grand Satria City. (Foto: SWA)

 

BEKASI, INAPEX.co.id – Tingginya intensitas kerja serta kemacetan yang terus meningkat, membuat orang harus mampu mencari dan menemukan hunian terintegrasi. Dalam arti dalam satu lokasi selain menjadi tempat tinggal juga sekaligus sarana bekerja dan relaksasi. Sebagai solusi untuk menciptakan hunian yang berlokasi strategis, kemudian developer PT Rukun Sejahtera Bersama (RSB) mulai menggarap hunian vertikal bertajuk, Midpoint Residence at Grand Satria City.

Sebagai proyek perdana untuk apartemen, pengembang properti komersial berpengalaman tersebut menawarkan dua menara bagi kaum milenial yang sekaligus berfungsi sebagai sarana rekreasi serta tempat bekerja.

“Berdasarkan riset yang telah kami lakukan, lebih dari 50% para pembeli properti dalam selang waktu 2 tahun terakhir berasal dari kaum millenial tersebut. Akan ​percuma menciptakan produk properti yang terbaik namun tidak sesuai dengan tren dan kebutuhan para penghuninya,” kata Rizzky Pratama selaku Project Marketing & Sales Advisor Midpoint Residence at Grand Satria City dalam Media Briefing di kantor pemasaran Jalan Pejuang Medan Satria, Bekasi, baru-baru ini.

Lebih lanjut dikatakan Rizzky Pratama, Midpoint Residence yang berlokasi di komplek terpadu Grand Satria City tersebut, setiap menara terediri dari 100 unit. Selain itu, beragam fasilitas hiburan yang tersedia seperti kolam renang, jalur joging, pusat kebugaran, area barbeque, kolam air panas dan dingin, ruang yoga dan coffee shop.

Sementara bagi milenial yang membutuhkan ruang kerja di dalam komplek apartemen tersedia coworking space alias ruang kerja bersama seluas 79 M2 yang dilengkapi dengan internet berkecepatan tinggi fasilitas cetak dan lain sebagainya.

​Kemudian, pada menara perdana yang bernama Tower Executive RSB menawarkan dua jenis apartemen, tipe studio seluas 23,5 m2 dan tipe dua kamar seluas 44,5m2. Kemudian untuk mempermudah konsumen bisa miliki hunian vertikal, pengembang RSB menawarkan harga yang sangat terjangkau mulai Rp.199 jutaan untuk tipe studio.

Setelah masa promo dengan sistem undian berlalu, masih dikatakan Rizzky, tipe studio akan ditawarkan harga di bawah Rp 300 juta. Sementara tipe dua kamar ditawarkan dengan harga Rp 399 juta. “Kami memang menyasar segmen milenial, karena itu tipe studio akan mengisi hingga 80% unit di menara pertama kami,” ujar Rizzky seraya menyebut biaya pembangunan apartemen mencapai Rp 1 triliun.

Lokasi berdirinya Midpoint Residence pun diklaim Rizzky sangat sesuai pasar sasaran. Midpoint Residence yang berdiri di atas lahan 1,6 ha hanya berjarak beberapa menit saja dari Stasiun Kranji dan juga halte busway terdekat.

​Guna merealisasikan pembangunan, Midpoint Residence at Grand Satria City menggandeng kontraktor PP sebagai kontraktor utama. ” Rencana pembangunan tower pertama diperkirakan akan memakan waktu 3 tahun. Tower kedua dengan konsep yang lebih exclusive akan dibangun setelahnya,” ujar Marlene, Sales and Agent Coordinator Midpoint Residence.

Rukun Sejahtera Bersama sendiri merupakan pengembang dengan rekam jejak panjang di industri properti Indonesia. RSB tercatat sebagai pengembang dari ITC Cempaka Mas, Bekasi Junction, ITC Depok, ITC Karawang. Adapun apartemen Midpoint Residence bisa dibilang merupakan proyek hunian vertikal perdana yang digarap RSB. “Karena kami melihat konsumen membutuhkan hunian terpadu, karena itu kami membangun apartemen Midpoint Residence di atas trade center di Grand Satria City,” jelas Marlene.