Kehebatan Orang Indonesia, Bisa Beli Rumah dalam 7 Hari
Orang Indonesia Bisa Beli Rumah dalam 7 Hari (Foto: okezone)

INAPEX.co.id, – Berdasarkan riset salah satu situs Indonesia, orang Indonesia memerlukan waktu hanya tujuh sampai sembilan untuk memutuskan membeli rumah.

Hal tersebut dikarenakan rumah menjadi salah satu keputusan penting dalam hidup hingga membutuhkan waktu sedikit lama untuk memutuskannya dan yang sangat dipercaya oleh masyarakat Indonesia dalam pengambilan keputusan ini ialah teman dan keluarga. Berikut ini tahap – tahap efektif untuk memutuskannya:

Hari Pertama: Temukan rumah yang hendak dibeli

Bisanya, orang akan mencari melalui koran, internet atau datang ke event properti yang menyajikan rumah sesuai kelas yang Anda sanggupi.

Tiap – tiap informasi yang didapat memiliki kelebihan masing – masing, misalnya koran bisa dilihat secara berulang dan tidak menghabiskan uang banyak, informasi dari internet cukup detail dan dilengkapi banyak gambar, serta datang ke event properti bisa langsung bertemu penjual dan mengumpulkan semua brosur perumahan di kawasan yang Anda incar.

“Enaknya beli lewat event langsung mengumpulkan brosur dari rumah-rumah yang saya inginkan. Biasanya ambil sesuai kawasan yang saya mau. Setelah itu saya pilih-pilih kembali dan jika ada yang sesuai baru mendatangi booth developer. Harganya juga beda dengan kalau beli di luar event lebih murah,” jelas Ria, salah satu pengunjung Indonesia Property Expo bulan Agustus 2016 saat dihubungi INAPEX.co.id, di Jakarta, (8/11).

Hari Kedua: Lakukan diskusi

Setelah menentukan pilihan, diskusikan dengan keluarga, pasangan ataupun teman. Pertimbangkan kondisi keamanan, jalan, hingga sekolah-sekolah favorit yang akan jadi tempat pendidikan anak di masa depan.

Tanyakan juga pengalaman teman yang tinggal dekat atau sama dengan lokasi yang dipilih. Dari mereka, Anda akan mengetahui kekurangan dan kelebihan kawasan tersebut, misalnya macet, banjir, atau akses masih belum banyak tersedia.

Hari Ketiga: Survei lokasi

Selama satu hari, bisa berfokus menjalankan survei ke sejumlah perumahan di satu lokasi. Melalui survei, Anda bisa merasakan sendiri atmosfer di lingkungan apakah kondisi perumahan terlalu bising karena lalu lintas depan jalan raya, commuter line atau pesawat udara.

Hari Keempat: Membayar Booking fee

Setelah merasa cocok dengan rumah yang dipilih, lanjutkan dengan pembayaran tanda jadi. Tanda jadi ini seperti booking fee sebagai bukti pemesanan agar rumah tidak dibeli orang lain dan tidak mendapat harga baru yang lebih tinggi.

Biasanya setiap developer mempunyai aturan yang berbeda-beda soal booking fee. Ada yang membebaskan tanpa batas waktu, ada juga yang mewajibkan bayar uang muka sesudah beberapa lama, akan tetapi ada developer yang menganggap hangus jika tak jadi membeli.

Hari Kelima: Membayar uang muka

Hal ini bisa dilakukan pula di hari keempat, setelah membayar booking fee. Namun, ada pula developer yang menyatakan booking fee termasuk dalam bagian uang muka.

Setelah pembayaran uang muka, sebenarnya Anda sudah berhak memiliki rumah tersebut. Sisanya? Bisa dilunasi melalui sistem KPR.

Langkah keenam: Mengajukan KPR ke pihak bank

Pada proses ini developer akan membantu dalam mengurus pengajuan ke bank yang telah menjadi partnernya. Namun, jika Anda memilih Bank yang bukan partner developer tersebut, maka harus diurus sendiri.

Waktu pengajuan KPR sekitar 1 bulan. Dalam jangka waktu ini, pihak Bank akan survei ke tempat Anda bekerja atau menghubungi kantor apakah benar data yang diisi terkait gaji dan masa kerja, pengecekan ke BI (Bank Indonesia) untuk memastikan Anda dan istri Anda (jika sudah berkeluarga) tak termasuk dalam blacklist berhubungan dengan catatan kredit yang mungkin pernah dilakukan sebelumnya serta bank akan mewawancarai Anda via telefon.

Kemampuan finansial adalah hal paling sensitif bagi bank. Biasanya bank akan mensyaratkan cicilan maksimal 30% gaji. Sebagian bank ada yang mengijinkan jumlah prosentase tersebut dari penggabungan penghasilan Anda dengan istri.

Langkah ketujuh: Persiapkan dana tambahan

Sesudah memutuskan membeli rumah, alokasikan biaya tambahan diluar harga beli rumah yang telah ditentukan oleh developer. Biaya tambahan ini umumnya adalah biaya KPR, Ppn, biaya peningkatan BPHTB, kelebihan tanah dan sebagainya.

Selamat Anda sudah memiliki hunian baru!

(rmh)