Kebut Pengerjaan MRT, Jalan Fatmawati di Tutup Selama 7 Bulan
Kebut Pengerjaan MRT di Jalan Haji Nawi (Foto: jakartamrt)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Mulai Februari sampai Agustus 2017 Jl. Haji Nawi, Fatmawati, Jakarta Selatan akan ditutup sepanjang 400 meter untuk mengebut pengerjaan proyek transportasi massal mass rapid transit (MRT).

Menurut Direktur Utama PT MRT William P. Sabandar, pekerjaan saat ini dikonsentrasikan di jalan tersebut guna mengejar target operasional pada bulan Maret 2019.

“Stasiun di Haji Nawi ini kita percepat pembangunannya, makanya di ruas jalan ini akan ditutup 400 m mulai awal Februari hingga 11 Agustus 2017. Di jalur kiri-kanannya sudah dibuat ruang kosong selebar 3 m khusus untuk akses angkutan umum,” tuturnya saat menerangkan progres pembangunan MRT di Jakarta, Selasa (17/1).

Menurut William, pada bulan Februari 2017 juga akan dipastikan desain dan mulai dipesan rangkaian keretanya. Secara bertahap pada tahun 2018 kereta ini akan mulai didatangkan guna uji coba per bulan Juni 2018.

Oleh sebab itu, target penyelesaian konstruksi jalur keretanya harus rampung pada bulan yang telah ditargetkan.

Setelah uji coba selesai, tahap selanjutnya ialah pengecekan terakhir pada Februari 2019 sebelum dipakai oleh masyarakat. Semua paket pekerjaan mesti rampung pada bulan Maret 2019.

Kelak akan ada 16 rangkaian dengan 6 kereta untuk masing-masing rangkaian setiap perjalanannya.

Adapun sejumlah efek lainnya akibat pekerjaan dan penutupan ruas Jalan Fatmawati, pekerjaan paralel di sisi barat dan timur stasiun di Haji Nawi.

Berbagai pekerjaan yang akan dijalankan antara lain pekerjaan substruktur di sisi timur, piling sisi barat dan substruktur, girder, stasiun concourse, pekerjaan level, dan sebagainya.

Penutupan jalan akan dimulai dari Jalan Fatmawati depan pertigaan Jalan Abdul Majid sampai pertigaan Jalan Darul Ma’arif. Untuk penghuni dan pengunjung toko di sepanjang jalan yang ditutup tetap akan disediakan akses masuk.

Bagi kendaraan pribadi alternatif rutenya jika ingin ke Jalan Panglima Polim dapat melewati Jalan Antasari ke Abdul Majid atau dari Jalan Metro Pondok Indah ke Jalan Haji Nawi.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta dan Kepolisian Polda Metro Jaya untuk mempersiapkan pengalihan lalu lintas yang terdampak. Sambil proses pembangunan berjalan juga tengah dibahas aturan untuk konsep transit oriented development (TOD) yang terkait dengan MRT,” tutupnya.

(he)