Kebakaran di Cinere Bellevue Suites dan Mall Sulit Dipadamkan
Ilustrasi (Foto: pixabay)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id – PT Megapolitan Developments Tbk mengkonfirmasi, betul adanya terjadi kebakaran di Cinere Bellevue Suites dan Mall, Jl Cinere Raya, Kota Depok (Jawa Barat). Api diprediksi muncul pertama kali Rabu (4/10) pukul 20.30 WIB di ruang trafo lantai basement 3.

Menurut Direktur PT Megapolitan Developments Tbk, Ronald Wihardja, pengembang proyek properti terpadu yang menggabungkan hunian vertikal dengan mal ini, melalui rilis di Jakarta, Kamis (5/10), kini api sudah terkendali namun belum benar-benar berhasil dipadamkan.

“Kami terus bekerja sama dengan pihak Pemadam Kebakaran (Kota Depok) dan otoritas lain yang terkait untuk memadamkan api dan melakukan evakuasi. Keselamatan penghuni, tenant (penyewa) serta staf adalah fokus utama kami. Proses evakuasi mal telah dilakukan kemarin,” imbuhnya.

“Sedangkan untuk apartemen (dua menara) dengan total yang dihuni 586 unit, evakuasi masih berjalan. Sebagian besar penghuni dan staf telah berhasil dievakuasi dan diarahkan ke hotel-hotel di sekitar lokasi. Kami dapat mengkonfirmasi, tidak ada korban jiwa dan luka dalam kejadian ini,” lanjutnya.

Oleh sebab itu, masih dibutuhkan proses investigasi yang menyeluruh, Ronald menuturkan, akan terus bekerja sama dengan otoritas terkait untuk memastikan penyebab kebakaran. “Kami memastikan rekan-rekan media akan mendapatkan update terbaru segera setelah tersedianya informasi tersebut,” tuturnya.

Terlepas dari itu, pada kesempatan berbeda, kondisi bisnis properti yang buruk berkepanjangan tak menghalangi pengembang berekspansi. Sekarang ini mereka belum membuka proyek baru, kecuali beberapa pengembang asal China. Namun ada yang telah menyiapkan proyek baru dengan sangat matang.

Realisasinya cukup menunggu timing yang pas dan perizinan. Salah satunya kelompok usaha Bangun Serpong Cipta yang kini tengah mengembangkan Banara Serpong seluas 3,2 hektare di Jalan Raya Serpong, Gunung Sindur, di arah selatan kota baru BSD City di atas lahan 6.000 hektare Serpong, Tangerang-Banten.

Menurut Direktur PT Bangun Serpong Cipta, Andreas Audyanto, dengan luas lahan 60 hektare pihaknya akan mengembangkan proyek baru di Sentul, Bogor (Jawa Barat). Lokasinya dekat lapangan golf ditambah view menarik ke arah Gunung Pancar. Lahannya telah dikuasai semua sejak dua tahun lalu.

“Namanya masih rahasia, tunggu saja tanggal mainnya,” jelasnya di The Maj Senayan, Jakarta, baru-baru ini.

Pengembangan proyek akan ditangani korporasi baru, bukan lagi PT Bangun Serpong Cipta. Konsep pengembangannya seperti perumahan mewah terpadu Nava Park (60 ha) dari Hongkong Land di BSD City, berupa apartemen dan perumahan tapak untuk kalangan menengah atas.

Proyek yang melibatkan master planer dari luar negeri tersebut hanya dikembangkan untuk hunian tanpa area komersial. Hal ini guna memaksimalkan lahan untuk hunian dan memprioritaskan kenyamanan penghuni, di kawasan telah ada berbagai fasilitas seperti mal, area komersial, rumah sakit, sekolah, dan lain-lain.