Kapan Rumah Murah di Bangun Dekat Perkantoran Jakarta?
Ilustrasi (Foto: rumahdijual)

 

BEKASI, INAPEX.co.id, – Rumah murah dibangun dekat perkantoran menjadi keinginan pekerja di wilayah Jakarta. Pasalnya, tidak semua masyarakat yang bekerja di Jakarta adalah warga Ibukota. Biasanya berdomisili di kawasan penyangga Jakarta yakni Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Pemerintah pusat juga memahami bahwa hunian adalah salah satu kebutuhan masyarakat yang wajib dipenuhi.

Oleh sebab itu, lewat program uang muka atau down payment (DP) ringan dan cicilan murah, beberapa proyek perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang tinggal di daerah penyangga dibangun.

“Rakyat harus berani memastikan diri untuk mengelola uangnya dan dapat rumah. Pemerintah sudah menyiapkan subsidi melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP),” imbuh Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika meresmikan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Villa Kencana Cikarang, Bekasi, belum lama ini.

Akan tetapi rumah tidak hanya diinginkan oleh mereka yang tinggal di daerah penyangga. Kebutuhan sama juga berasal dari mereka yang berada di Jakarta.

Penghuni rumah susun sederhana milik (rusunami) Kalibata City, Langgeng Wicaksono misalnya, mengaku, ingin mempunyai rumah tapak sendiri.

Menurutnya, tinggal di rumah tapak jauh lebih baik ketimbang tinggal di apartemen ataupun rusunami. Meskipun keduanya dilengkapi dengan fasilitas yang sangat lengkap.

“Kalau tinggal di rumah tapak itu kan lebih enak terutama buat yang sudah berkeluarga,” tutur dia saat berbincang dengan pers di Kalibata City, Minggu (7/5).

Salah kekurangan tinggal di hunian vertikal adalah sempitnya lahan parkir. Ia biasanya mengeluh kesulitan mencari lokasi parkir yang dekat dengan tower tempat dia tinggal.

Sering kali Langgeng mesti berjalan sangat jauh sebab lokasi parkir yang didapatkan terletak di ujung atau di luar kompleks rusunami.

Kemudian, Langgeng berencana mengikuti program rumah murah yang diadakan pemerintah. Hanya saja, ia berharap, lokasinya tak terlalu jauh dari kantornya yang terletak di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat.

“Kalau kayak di Cikarang itu kan lumayan jauh,” jelasnya.

Harapan serupa, disampaikan Ayunda Miranti, warga Kalibata City lainnya. Menurutnya, lokasi rumah murah yang disuplai pemerintah pusat sekarang ini masih sangat jauh dengan tempat kerjanya yang terletak di kawasan Jakarta Selatan.

“Kalau misalnya, kayak di Kota Depok, BSD City atau Cinere. Mungkin enak ya bisa deket sama kantor, walaupun masih agak jauh ya,” tutur Ayunda.