Kabar Gembira, Anggota BPJS Ketenagakerjaan Dapat Depe Rumah Rp.35 Juta
Prosedur PUMP (Foto: slideplayer)

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Ingin membeli rumah namun kesulitan bayar uang muka? Jika Anda pekerja dan sudah menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan ada fasilitas Pemberian Uang Muka Perumahan (PUMP).

Bunga hanya 6 persen fixed selama 15 tahun. Fasilitas PUMP tersebut diberikan untuk memudahkan anggota BPJS Ketenagakerjaan mempunyai rumah lewat sistem KPR.

Berdasarkan situs BPJS Ketenagakerjaan, Kamis (24/11), tiap-tiap pekerja yang sudah jadi anggota BPJS Ketenagakerjaan minimal 1 tahun dapat langsung memperoleh fasilitas ini.

Ketentuannya, pekerja harus berpenghasilan/gaji maksimal Rp.10 juta untuk bisa mendapatkannya.

PUMP tersebut dapat cair sekitar Rp.35 juta untuk gaji di atas Rp.5 juta- Rp.10 juta dan uang muka Rp.50 juta akan diberikan untuk yang bergaji di atas Rp.10 juta. Dengan patokan ini pekerja dapat menyesuaikan dengan banyaknya uang muka rumah yang hendak dibeli.

Syarat lainnya yaitu pekerja harus masuk kedalam rekomendasi perusahaan, sebab nantinya perusahaan akan menjadi penanggung jawab pekerja.

Fasilitas PUMP tersebut pada umumnya juga tak melihat rumah yang dibeli program bersubsidi atau rumah komersial. Akan tetapi, untuk rumah subsidi kita dikenakan syarat maksimal gaji sekitar Rp.4,5 juta hingga tak dapat memperoleh fasilitas ini. Kita bisa segera mendatangi Kantor BPJS Ketenagakerjaan untuk mendapatkan fasilitas.

Terlepas dari itu, pada kesempatan bereda, Realestat Indonesia (REI) menegaskan lagi komitmennya terkait pembangunan rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Hal tersebut akan jadi salah satu agenda utama yang akan dibahas dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-15 REI berlangsung pada 28-30 November 2016 di Jakarta.

Forum yang digelar tiap tiga tahun tersebut juga akan memilih ketua umum baru menggantikan Eddy Hussy yang telah berakhir masa jabatannya. Ada dua kandidat yang akan bertarung yakni Sekjen REI, Hari Raharta Sudrajat dan Ketua REI Banten, Soelaeman Soemawinata.

“Selain untuk memilih ketua umum baru Munas REI juga akan merumuskan langkah-langkah organisasi terkait industri perumahan yang menjadi bisnis inti asosiasi,” papar Eddy dalam siaran pers yang diterima pers di Jakarta, Rabu (23/11).

Tidak hanya itu, juga akan mendukung kebijakan tax amnesty  dicanangkan pemerintah dan membahas tentang paket kebijakan ekonomi nasional.

REI akan aktif bersinergi dan berkomunikasi dengan seluruh stakeholder perumahan supaya proyek-proyek yang dikembangkan sesuai kebutuhan dan diserap pasar. Hal tersebut penting sebab pada era keterbukaan dan pasar bebas Asean kompetisi sangat ketat dan harus profesionalisme.

(he)