Dirut BTN Maryono ketika di Pameran Indonesia Property Expo. (Foto: dok.inapex)
Dirut BTN Maryono ketika di Pameran Indonesia Property Expo. (Foto: dok.inapex)

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Menjelang tutup tahun 2016, PT. Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk, menggandeng sedikitnya 7 badan usaha milik negara (BUMN) untuk menawarkan sejumlah kemudahan diantaranya termasuk kredit pemilihan rumah (KPR).

Ekspansi kemitraan untuk menjalit sinergi antara badan usaha plat merah tersebut diharapkan mampu menghimpun dana serta penyaluran kredit perseroan.

Kemudian 7 BUMN yang menjalin sinergi dengan BTN diantaranya seperti PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) (Indonesia Re), PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) (PNM), Perum Perumnas, dan BPJS Ketenagakerjaan.

Kemitraan ini dijalin melalui penandatangan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) disaksikan Menteri BUMN Rini Soemarno di gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat.

Direktur Utama BTN Maryono mengakui, kemitraan ini dilakukan sebagai bukti kerja sama B2B dengan mitra kerja potensial.

“Dalam MoU ini memang BTN tawarkan beberapa kemudahan dibandingkan perusahan lain, misalnya keringanan uang muka, kedua keringanan suku bunga KPR maupun suku bunga kredit konstruksi. Ketiga memberikan pelayanan marketing yang lebih baik atau approval yang lebih cepat,” ujar Maryono di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Kamis (29/11).

Dari sinergi ini, diprediksi puluhan ribu orang berpotensi mendapatkan berbagai fasilitas dari BTN. Penerima manfaat itu terdiri atas 21.250 karyawan 7 BUMN yang meneken kemitraan dengan BTN dan 20.000 peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan yang merupakan debitur potensial.

Beberapa fasilitas yang bisa diperoleh dari kemitraan ini seperti kredit atau pembiayaan yang menawarkan suku bunga kompetitif, jasa layanan dana, hingga jasa perbankan lainnya oleh BTN. Fasiiitas kredit pun beragam, mulai dari kredit ringan hingga Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Selain itu, kerja sama BTN dengan PTPP dan Perumnas pun bakal mendongkrak pasokan rumah sebesar 46.600 unit setiap tahunnya. Peningkatan ini, dalam rangka memenuhi target program sejuta rumah dan mengurangi angka backlog.

“Ini sejalan dengan strategi kami untuk terus mencatatkan pertumbuhan bisnis yang saat ini masih berada di atas industri perbankan nasionai,” ujar Maryono.

Adapun, MoU yang digelar di antaranya, BTN dengan PTBA tentang pemanfaatan produk, jasa, dan fasilitas perbankan, BTN dengan Indonesia Re tentang penyediaan jasa layanan perbankan, BTN dengan PNM tentang sinergi bisnis BUMN dalam Rangka memajukan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di lndonesia, BTN dan BPJS Ketenagakerjaan dengan Perumnas tentang sinergi dalam rangka kerja sama mendukung program sejuta rumah.

Kemudian, BTN dengan Semen Indonesia tentang rencana kerja sama layanan perbankan dan pemasaran bersama, dan BTN dengan PTPP tentang sinergi layanan perbankan.

Selain itu, perjanjian kerja sama yang diteken yakni, antara BTN dengan Indonesia Re tentang penyediaan fasilitas kredit/pembiayaan konsumer kepada karyawan, BTN dengan PTBA tentang pemberian fasilitas kredit.