Ilustrasi Presiden Jokowi saat meninjau booth pameran IPEX 2017 di JCC Senayan. (Foto; dok.inapex)

 

PONTIANAK, INAPEX.co.id – Jelang akhir tahun 2017, Program Sejuta Rumah baru terealisasi 663.314 unit. Hal tersebut dibenarkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono ketika meresmikan rumah-rumah subsidi layak huni di Pontianak, Kalimantan Barat.

“Dari tiga kebutuhan pokok sandang, pangan dan papan, baru sandang yang terpenuhi dengan baik. Sementara untuk pangan dan papan, belum bisa terpenuhi kebutuhannya secara maksimal,” ujar Basuki beberapa waktu lalu.

Untuk mempercepat pembangunan perumahan, pemerintah melakukan deregulasi berupa penyederhanaan proses perizinan, pembangunan rumah dan dukungan pembiayaan kepemilikan rumah.

Melalui Program Nasional Sejuta Rumah, pemerintah menargetkan 70 persennya merupakan rumah yang diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Sedangkan sisanya 30 persen untuk non MBR.

Adapun dari capaian 663.314 unit, penambahannya adalah 39.970 unit dibandingkan capaian bulan September sebanyak 623.344 unit.

Mayoritas rumah yang terbangun diperuntukan bagi MBR sebanyak 544.870 unit, sementara rumah non MBR sebanyak 118.444 unit.

Rumah MBR yang dibangun maupun direhabilitasi dengan anggaran Kementerian PUPR sebanyak 182.549 unit melalui program pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa), rumah khusus, bantuan stimulan rumah swadaya dan dana alokasi khusus bidang perumahan.

Ditambah rumah MBR yang dibangun Pemerintah Daerah sebanyak 148.180 unit, aksi sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) sebanyak 118 unit, Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sebanyak 40.038 unit, masyarakat sebanyak 75.451 unit, dan yang dibangun oleh para pengembang sebanyak 96.968 unit.

Salah satu pembangunan rumah subsidi di Pontianak adalah perumahan Mega Asri 2 sebanyak 200 unit rumah subsidi tipe 36.

Perumahan tersebut dibangun di Kelurahan Kapur, Kabupaten Kubu Raya atau 7 kilometer dari Kota Pontianak. Pembelinya merupakan MBR umum, kalangan PNS, serta anggota TNI dan Polri yang bekerja di Pontianak.

Rumah subsidi ini merupakan tipe 36 dan sudah dilengkapi listrik 1.300 watt, air PDAM, jalan rabat beton lebar 5 meter, pagar, pos penjaga, lampu penerang jalan, berikut taman bermain.

Spesifikasi teknis perumahan tersebut antara lain beton bertulang dan dinding bata, pondasi tapak beton bertulang cerucuk, atap baja ringan, plafond besi hollow dan gipsum serta kusen kayu jendela kaca dan sanitasi.