Apa Sih Untungnya Investasi di Bekasi?
Bekasi (Foto: gplus)

 

BEKASI, INAPEX.co.id, – Baru-baru ini beberapa pengamat properti perlahan setuju bahwa tren hunian dan investasi diprediksi akan berkembang ke arah barat dan timur Jakarta. Tepatnya antara kawasan Tangerang-Maja dan Bekasi-Karawang.

Diketahui, Tangerang (13%) berada di posisi kedua sebagai lokasi yang dipilih oleh masyarakat sebagai tempat tinggal setelah Jakarta (32%) yang bertengger di posisi pertama.

Menariknya, survei tahunan yang dilakukan salah satu ahli properti bersama lembaga riset Institut Research, Singapura, pada November – Desember 2016 dengan 1.030 responden memilih Bekasi dan membuat kota ini berada di peringkat ketiga dengan angka 9% pemilih.

Pertanyaannya: Apa yang membuat Bekasi mampu menyingkirkan Bandung, Bogor, dan Depok sebagai lokasi yang diprioritaskan masyarakat sebagai tempat tinggal setelah Jakarta?

“Di area Bekasi, pasar properti awal tahun ini memang sangat semarak. Proyek-proyek apartemen dan rumah seolah berebutan launching. Beberapa di antaranya adalah apartemen Gangnam Pollux, The Primrose Condovilla Summarecon Bekasi, Mutiara Gading City, dan masih banyak lagi,” ucap agen properti sekaligus Principle Ray White Summarecon Bekasi, Herry Tan.

Herry Tan yang juga baru saja meraih Best Principal of the Year 2017, membeberkan poin-poin penting yang membuat pasar properti di Bekasi sangat dilirik banyak orang.

“Perkembangan infrastruktur di kota Bekasi memang menjadi salah satu daya tariknya. Sebut saja Light Rail Transit (LRT), Tol Bekasi, Cawang, Kampung Melayu (Becakayu), serta terus bertambahnya fasilitas-fasilitas meliputi sekolah-sekolah, kampus, dan pusat perbelanjaan yang bagus,” lanjutnya.

 

“LRT progresnya luar biasa, rencananya tahun ini Tol Becakayu pun bisa dioperasikan, Bus TransJakarta juga sudah sampai di kota Summarecon Bekasi,” ucap Herry. Hal tersebut akan menjamin prospek properti kota Bekasi semakin menggoda di kemudian hari. Sekarang saja rata-rata kenaikan per tahunnya hingga 15%.

 

Itulah yang membuat pasar properti di bekasi sangat diminati akhir-akhir ini. Selain itu, faktor populasi penduduknya juga ikut berpengaruh yakni terus membesar (data tahun 2010: 2,3 juta orang) membuat para developer berebut masuk pasar Bekasi.

Untuk karakteristik hunian di Bekasi yang dipilih konsumen, menurut Herry, tergantung dari bujet konsumen itu sendiri.

“Bagi mereka yang memiliki bujet di atas Rp.1 milyar tentunya akan memilih rumah. Tapi dengan kondisi sekarang di mana kemudahan hidup dan lifestyle menjadi daya tarik maka pasar apartemen di Bekasi pun kian diminati. Dengan bujet di bawah Rp.500 juta mereka sudah dapat hunian di tengah kota yang dimanjakan dengan beragam kemudahan dan fasilitas,” tambahnya.

 

Apa Sih Untungnya Investasi di Bekasi?
Bekasi On Top (Foto: 4bp)

 

Dari sudut pandang investasi, Bekasi sangat menggoda bagi kalangan investor.

“LRT progresnya luar biasa, rencananya tahun ini Tol Becakayu pun bisa dioperasikan, Bus TransJakarta juga sudah sampai di kota Summarecon Bekasi,” ucap Herry.

Hal tersebut akan menjamin prospek properti kota Bekasi semakin menggoda di kemudian hari. Sekarang saja rata-rata kenaikan per tahunnya hingga 15%.

Belum lagi nantinya akan dilakukan pencanangan tahun investasi oleh Pemda Bekasi bersamaan dengan pembangunan infrastruktur jalan dan penyerdehanaan ijin.

Kelak, menurut Herry, pasar properti Bekasi akan terus melambung seiring pembangunan infrastruktur yang fantastis di Kota Bekasi, sebab pasar properti di Jakarta sudah over price sehingga orang pasti akan mencari kota terdekatnya seperti Bekasi.

“Dan berkat LRT, konsumen juga tidak khawatir lagi sama macet yang selama ini menjadi momok properti di Bekasi,” tutup Herry.