Event terbesar Indonesia Properti Expo bakal digelar lagi Agustus 2017. (Foto: dok.inapex)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id – ‘Lain ladang lain belalang’ itulah pepatah yang tepat untuk menentukan kapan saatnya Anda harus membeli properti. Bahkan filosofi tersebut juga dipercaya oleh sejumlah calon konsumen yang ingin beli rumah murah.

“Saya juga percaya pepatah lain waktu lain rezekinya, menjadi salah satu alasan saya untuk tidak membeli properti disaat sekarang ini,” ungkap Vitria Handayani, salah seorang warga dikawasan Tebet Jakarta Selatan sekaligus sebagai pemenang undian pengunjung Indonesia Property Expo, saat dihubungi INAPEX.co.id, belum lama ini.

Lebih lanjut Vitria mengakui, tentang alasan menunda untuk membeli properti dan hanya akan memanfaatkan kesempatan yang lebih pasti di pameran Indonesia Property Expo pada Agustus 2017 mendatang.

“Alasan saya tidak mau membeli rumah sekarang ini karena waktunya belum tepat. Saya berencana akan beli rumah di Bulan Agustus 2017 mendatang, karena selain banyak promo besar-besaran diacara pameran properti biasanya ada kebijakan khusus yang ditawarkan melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP),” tambahnya.

Sementara itu, kini saatnya Anda bisa manfaatkan uang Tunjangan Hari Raya (THR) untuk beli properti. Seperti diketahui, sepekan jelang datangnya perayaan Hari Raya Idul Fitri, setiap perusahaan akan memberikan uang tambahan berupa THR.

Selain gaji pokok, untuk kebutuhan belanja persiapan lebaran Anda dapat memanfaatkan uang THR sebagai investasi properti. Apalagi, sinyal perbaikan ekonomi nasional tak hanya tingkat inflasi dikisaran 5,1%, namun pada bulan Agustus 2017 nanti penjualan properti di Jabodetabek diyakini bakal bangkit lagi.

Kondisi ini menambah optimisme sejumlah kalangan bahwa sektor properti dan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) segera tumbuh signifikan.

Pengamat bisnis properti sekaligus sebagai pendiri portal berita investasi INAPEX.co.id Toerangga Putra membenarkan, kondisi inflasi yang baik merupakan peluang bagi developer. Karena, industri properti memiliki potensi besar untuk segera bangkit.

“Kenapa harus dibulan Agustus, karena saat ini prosentasi KPR merupakan yang terbesar dibandingkan dengan kredit sektor lainnya. Jadi kemungkinan penjualan properti itu meningkat dapat diprediksi ketia ajang promosi dan transaksi hanya di pesta KPR BTN Merdeka di pameran Indonesia Properti Expo 2017,” kata Pengamat bisnis properti sekaligus sebagai pendiri portal berita investasi INAPEX.co.id Toerangga Putra.

Kemudian, salah satu sektor properti yang terus mengalami perkembangan pesat khususnya di kota besar yaitu sektor apartemen. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya developer yang berminat membangun apartemen.

Managing Partner Strategic Advisory Group Tommy H Bastamy mengakui, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh developer sebelum membangun hunian maupun apartemen. Pasalnya tren saat ini, masyarakat selalu mempertimbangkan segala sesuatunya sebelum membeli sesuatu, sehingga developer harus menyesuaikan kebutuhan yang diinginkan masyarakat.

“Sekarang ini masyarakat kalau mau beli sesuatu banyak pertimbangan. Oleh karena itu, dalam membuat suatu proyek apartemen ataupun perumahan itu harus butuh banyak referensi,” ujarnya.

Persoalan itu, diantaranya harus diperhatikan oleh developer adalah faktor lokasi dan pemandangan. Masyarakat cenderung memilih lokasi apartemen yang berada di pusat aktivitas.

“Lokasi dan view (pemandangan) juga yang menjadi salah satu faktor. kembali sebenarnya faktor orang memilih apartemen itu kan macam-macam lokasi yang dekat dengan pusat activity akan lebih menarik. Kemudian fasilitas jadi developer harus memerhatikan ini betul, yang paling penting lagi developer harus punya reputasi,” ujarnya.