Ilustrasi. (Foto: dok.inapex)
Ilustrasi. (Foto: dok.inapex)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id –  Gejolak hubungan sebuah rumah tangga tak hanya dipicu adanya orang ketiga, namun ketika sertifikat rumah tertulis dan atas nama suami juga bakal membuat kalangan istri merasa resah.

Jangan sampai persoalan tersebut, terus berlarut dan merusak keharmonisan rumah tangga dilingkungan calon investor, baik bagi pemula maupun yang telah lama bergelut didunia bisnis properti.

Berikut  5 daftar kesalahan saat ingin berinvestasi properti sebagai pilihan yang terbilang populer dan banyak diminati berbagai kalangan.

Apalagi, sifatnya yang dapat memberikan keuntungan sangat besar membuat investasi jenis ini lebih banyak dilirik ketimbang investasi lain seperti emas, ataupun deposito.

Kendati demikian, memilih untuk berinvestasi properti tidaklah semudah yang dibayangkan. Jika salah perhitungan, bisa-bisa nilai properti yang diharapkan tidak sesuai. Untuk menghindari persoalan itu, sejumlah kesalahan yang sering dilakukan dikalangan investor properti.

JANGKA PANJANG

Banyak yang berpikir, berinvestasi properti maka bisa menjadi kaya raya dalam waktu cepat. Memang, keinginan itu bisa saja terwujud. Tapi, tidak mungkin bisa terjadi dalam waktu singkat. Tentunya dibutuhkan kesabaran, waktu, dan juga kerja keras untuk bisa menghasilkan keuntungan.

LOKASI

Usahakan selalu memilih properti yang berada di lokasi strategis. Lokasi yang tergolong jauh dan kurang strategis, bisa saja akan kesulitan untuk memasarkan properti tersebut di kemudian hari.

KEUNTUNGAN

Ada yang mengatakan, jika sudah mengeluarkan sejumlah uang untuk investasi properti, maka hitunglah perkiraan nilai yang akan dimiliki dalam kurun waktu dua tahun depan. Jika sudah melihat adanya keuntungan yang akan didapat, maka pilihan investasi tersebut sudah tepat.

JANGAN EGOIS

Saat berinvestasi properti, sebaiknya menjauhkan sifat egois karena akan terlibat dengan banyak orang mulai dari agen, pihak bank, dan lain-lain. Apalagi bila satu saat membutuhkan renovasi, tentunya akan berhubungan dengan tukang pipa, tukang listrik hingga pekerja lainnya. Jadi, sikap egois harus dihilangkan. Sebaliknya, cobalah berkompromi agar urusan menjadi mudah.

BIAYA

Banyak investor properti hanya menghitung harga rumah yang diinginkan tanpa memperhatikan biaya tambahan lainnya. Padahal, properti tersebut akan membutuhkan biaya perawatan, seperti biaya listrik dan air. Persoalan ini, harus diperhitungkan juga ketika akan membeli properti.