Intip Hadiah Rumah Mewah Dari Negara Untuk SBY
Bagian Dalam Rumah SBY (Foto: poskota)

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono mempunyai rumah baru yang diberikan oleh pemerintah atas nama negara berada di Jalan Mega Kuningan Timur VII, Jakarta Selatan. Posisinya pas di belakang Kedutaan Besar Qatar.

Proses pembangunan hampir rampung saat media mengunjungi rumah baru SBY tersebut. Terlihat sejumlah pekerja bangunan tengah menjalankan pengecatan dan pemasangan instalasi listrik.

Rumah ini terdiri dari dua lantai. Di bagian tengah halaman depan rumah terdapat satu tiang bendera dan di sebelah kiri gerbang ada satu pos penjagaan.

Dua hal tersebut merupakan ciri pembeda dengan sejumlah rumah yang ada di sekitarnya. Bila dibandingkan, ukuran bangunannya juga lebih besar.

Berdasarkan keterangan pekerja bangunan di lokasi, bangunan rumah SBY kokoh di atas tanah seluas 4.000 meter persegi.

Arsitektur bangunannya bergaya modern kontemporer, desain bagian luarnya terlihat praktis dan fungsional namun terkesan mewah. Temboknya dibalut dengan perpaduan warna putih dan abu-abu.

Intip Hadiah Rumah Mewah Dari Negara Untuk SBY
Ruang Makan (Foto: poskota)

Sebagian bangunan berlapis marmer, bagian lainnya dilapisi kayu. Pintu dan jendelanya berukuran besar.

Kepala Humas Kementerian Sekretariat Negara Mashrokan menuturkan bahwa pemberian rumah ini adalah perwujudan undang-undang dan peraturan presiden.

Dasar dari pemberian rumah tersebut mengacu Undang Undang Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan/Administratif Presiden dan Wakil Presiden.

Tidak hanya itu, ada juga Peraturan Presiden Nomor 52 Tahun 2014 tentang Pengadaan dan Standar Rumah bagi Mantan Presiden dan atau Mantan Wakil Presiden.

“Jadi, ada undang-undang dan perpres yang menjadi dasar pemberian rumah baru kepada mantan presiden itu,” imbuh Mashrokan saat dikonfirmasi¬†pers, belum lama ini.

Secara simbolik, penyerahan rumah baru tersebut dijalankan oleh Sekretaris Mensesneg Setya Utama mewakili Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Rumah tersebut dibangun sekitar setahun terakhir. Mashrokan menolak untuk menyebutkan harga rumah. “Penyerahan rumah baru oleh Kemensetneg kepada Pak SBY dilaksanakan Rabu, 26 Oktober 2016 yang lalu,” jelas Mashrokan.¬†

Meski begitu, bisa diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah sebab bangunannya terlihat mewah. Lantainya dilapisi marmer dan kayu serta harga tanah yang terletak di kawasan elite premium Ibu Kota.

Berdasarkan peraturan sebelumnya, Keputusan Presiden RI Nomor 81 Tahun 2004 tentang Pengadaan Rumah Bagi Mantan Presiden dan/atau Mantan Wakil Presiden RI, harga bangunan rumah beserta tanahnya untuk Presiden RI atau Wakil Presiden RI sebesar maksimal Rp.20 miliar.

“Nilai pengadaan rumah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1, setinggi-tingginya Rp.20 miliar,” demikian isi Pasal 2 Keputusan Presiden RI Nomor 81 Tahun 2004 yang ditandatangani Megawati pada 27 September 2004.

Kendati ada gambaran nilai pembangunan rumah, akan tetapi Keputusan Presiden RI Nomor 81 Tahun 2004 tak berlaku sejak dikeluarkannya Peraturan Presiden RI Nomor 52 Tahun 2014.

Rumah yang ditinggali Megawati di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Gondangdia, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat juga sebuah “hadiah” dari negara sebagai bentuk keputusannya semasa menjabat Presiden RI ke-5.

(jtn)