ilustrasi (Foto:shutterstock)
ilustrasi (Foto:shutterstock)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Seiring menjamurnya kebutuhan rumah, menjadi tantangan tersendiri bagi arsitek untuk terus berinovasi membuat trend desain hunian terkini.

Bahkan perkembangan tren desain dan kebutuhan penghuni rumah di tahun 2017, sangat berpengaruh terhadap pembentukan dari gaya rumahnya.

Biasanya, sebelum ingin membangun rumah ataupun merenovasi rumah, pastinya menyisakan rencana dan pertanyaan tersendiri.

Seperti apa desain rumah yang sedang tren saat ini? Pertanyaan seperti ini sangat wajar terlontar karena Anda tidak menginginkan tempat tinggal yang tidak nyaman dan kuno.

“Rumah masa kini umumnya lebih suka bermain melalui ide-ide baru baik dari segi arsitekturnya, interior, maupun bagian lanskapnya. Karena hal itulah, saat ini rumah dengan gaya modern menjadi incaran,” ujar arsitek Denny Setiawan.

Kendati desain rumah senantiasa mengalami perkembangan, namun alangkah baiknya membuat hunian yang memang sesuai dengan lingkungan, kebiasaan, dan karakter diri bagi penghuninya. Tidak ada salahnya mengikuti tren terbaru.

Namun, jangan sampai Anda menjadi korban tren semata. Jika melihat arti dari sebuah rumah tinggal yaitu tempat berteduh seseorang dan keluarga selepas menyelesaikan aktivitas yang berbedabeda setiap harinya.

“Banyak hal personal yang memengaruhi perencanaan suatu tempat tinggal. Misalkan rumah yang berarsitektur modern bisa ditampilkan dengan sentuhan tradisional. Ini karena masyarakat masih terpengaruh akan budayanya, dan terlihat saat pembagian fungsi ruang,” sebut Denny.

Terkadang ketika kesibukan yang padat, tidak terlalu menyadari bahwa kondisi tersebut sangat memengaruhi bentuk fasad rumah. “Kebanyakan untuk sebagian orang yang memiliki kesibukan tinggi sangat menyukai gaya minimalis. Bentuk hunian ini sangat terlihat dari tampilan fasad yang lebih sederhana dan ringan,” kata arsitek kelahiran Bandung ini.

Disisi lain tentang bangunan, pastinya bukan sekadar masalah bentuk fisik. Sebuah rancangan rumah tinggal, baiknya mampu mewakili karakteristik bagi penghuninya daripada hanya mengedepankan tren semata.

“Karena keberagaman budaya titu, sekarang ini sudah banyak masyarakat yang mulai membuat rumahnya tidak lagi terbelenggu oleh tren terkini. Artinya perkembangan tren desain sekarang ini juga dipengaruhi teknologi materialnya dan juga cara aplikasi yang beragam,” sebut Denny.

Hal itu terbukti perkembangan material yang ada untuk hunian yaitu dinding rumah tidak lagi diperindah dengan lapisan warna-warni dari cat saja, melainkan juga dapat dikreasikan melalui semen unfinished atau beton ekspos yang bisa memberikan warna natural dan kesan yang sederhana namun terbuka.

“Berkreasi di dinding, baiknya jangan terpaku hanya pada semen dan beton. Grassblock yang biasanya identik untuk penutup tanah di garasi, ternyata bisa dijadikan penghias dinding. Atau bisa juga dengan menggunakan elemen dekoratif seperti botol bekas minuman untuk memberikan kesan unik dan estetis di dinding,” katanya.

Hingga saat ini gaya rumah tropis masih menjadi tren yang banyak diaplikasikan untuk hunian. Penerapan gaya ini semata-mata disebabkan faktor iklim di Indonesia yang kadang terasa panas secara berlebihan, memiliki tingkat kelembapan yang tinggi, serta intensitas curah hujan.

“Membangun hunian tropis bukan sekadar memperhitungkan agar bangunan tidak terasa panas dan saat hujan tidak terkena tempiasnya. Namun, yang harus diperhitungkan adalah bagaimana menciptakan kenyamanan di dalamnya, misalkan dengan membuat plafon yang tinggi, ventilasi silang, atau bentuk atap yang miring,” tutur Denny