Ilustrasi. (Foto: dok.inapex)

JAKARTA, INAPEX.co.id – Ternyata ini alasan rumah dikawasan Bogor, semakin diburu konsumen properti. Pasalnya, akses dan lokasi properti dinilai menjadi barometer penting bagi calon konsumen untuk menentukan pembelian properti di tahun 2019.

Helmi Baheram Marketing Indonesia Properti Expo (IPEX) mengakui mayoritas pengunjung pameran menyebutkan hunian yang paling dicari untuk dikawasan Bogor yaitu dekat dengan sarana transportasi umum, seperti halte dan stasiun, menjadi pertimbangan utama dalam menentukan hunian yang ideal.

Helmi menambahkan, pengembang properti residensial sebaiknya menekankan keberadaan sarana transportasi massal pada proyek propertinya. “Ini alasan konsumen properti untuk dikawasan Bogor yaitu dekat dengan stasiun kereta maupun ruas tol sebagai sarana transportasi umum pada hunian yang ingin dimiliki,” jelas Helmi.

Hasil survei pengunjung di pameran IPEX periode September 2018 menyebutkan 66 persen, karena properti yang paling banyak dilirik investor yaitu jenis hunian apartemen 17%, jenis ruko 2%, dan kondotel 2%.

Kemudian selebihnya, 79% merupakan konsumen pencari rumah untuk dihuni sendiri. “Antusias pengunjung yang cari properti investasi sangat variatif, namun pencari hunian seperti rumah tapak tetap jauh lebih unggul disetiap penyelenggaraan pameran IPEX,” ujar Helmi.

Selain itu, masih dikatakan Helmi, untuk menciptakan sekaligus meningkatkan peluang pasar hunian, seperti rumah tapak, apartemen, kondotel, villa, dan resort dari tipe menengah sampai mewah Adhouse Clarion Events tetap konsisten menyelenggarakan pameran properti secara reguler.

Helmi menambahkan, sebagai salah satu kebutuhan dasar manusia, yaitu permintaan rumah tidak akan pernah berhenti. Setiap tahunnya, Indonesia membutuhkan tidak kurang dari 800 ribu unit rumah baru.

“Tapi, dari angka itu, hanya setengahnya yang dapat dipenuhi oleh masyarakat, baik melalui pengembang perumahan maupun swadaya masyarakat sendiri,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Helmi, kebutuhan masyarakat terhadap properti dinilainya sangat besar, baik untuk tempat tinggal maupun investasi.

Sebab itu, perbankan sudah pasti akan merespon jika pasarnya siap untuk difasilitasi pembiayaannya melalui skema kredit.

Bagi pengembang perumahan saat ini memiliki banyak proyek dan real estate yang tersebar di wilayah Jabodetabek dan dikembangkan oleh sejumlah anak perusahaan.

“Salah satunya yang dipasarkan yaitu unit rumah dengan konsep minimalis dan lokasi properti yang paling dicari yaitu Cikeas 3%, Bojong Gede 3%, Cilebut 2%, Serpong 6%, Bekasi 5%, Tangerang 10%, Depok 8%, Bogor 4%, Jakarta Barat 10%, Jakarta Pusat 10%, Jakarta Selatan 13%, Jakarta Timur 13%, Jakarta Utara 11%,” pungkas Helmi.

HARGA PROPERTI

5 Milyar Keatas 1%
2 – 5 Milyar 2%
1-2 Milyar 7%
600 Juta – 1 Milyar 17%
100 – 300 Juta 38%
300 – 600 Juta 35%

JENIS PROPERTI

Ruko 2%
Kondotel 2%
Apartemen 17%
Rumah 79%

PEKERJAAN

Profesional 3%
PNS 7%
Lainnya 11%
Swasta 67%

TUJUAN BELI PROPERTI

Investasi 10%
Pakai Sendiri 90%