Info Bagi Pencari Hunian, Masih Ada yang Menjual Rp.100 Jutaan di Bekasi
ilustrasi (Foto: rumahkprbersubsididibekasi)

 

BEKASI, INAPEX.co.id, – Perumnas terus memperbanyak hunian murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Salah satunya Sentraland Bekasi yang dikembangkan di Rawalumbu, Bekasi, Jawa Barat, dengan harga mulai Rp.100 jutaan.

Apartemen murah ini dibangun di atas lahan seluas 2,8 ha yang dikembangkan oleh anak perusahaan Perumnas, PT Propernas Griya Utama (PGU). Sebelumnya, PGU sudah mengembangkan rumah tapak dan ruko di lahan seluas 5,2 hektar dan sekarang telah dihuni seluruhnya.

“Lokasinya dekat dengan akses transportasi dan mudah menjangkau gerbang tol Bekasi, stasiun, kawasan industri, dan ke pusat bisnis Kota Bekasi. Harganya sangat terjangkau mulai Rp.185 juta (Rp.8 juta/m2) dan bisa dicicil mulai Rp.1,9 juta/bulan,” imbuh Project Coordinator Sentralan Bekasi Syahrul Ahyat, dalam acara customer gathering di Bekasi, belum lama ini.

Sentraland Bekasi meliputi 5 tower setinggi 24 lantai terdiri 4 tower apartemen dan 1 tower komersial. Tahap pertama dibangun 2 tower (1.117 unit) tersedia 5 tipe, terkecil tipe studio ukuran 22-35 m2.

Perumnas juga memberi tawaran menarik, seperti diskon booking fee 50 persen, bebas biaya akad kredit, hadiah langsung, dan cara pembayaran fleksibel.

“Sentraland Bekasi bisa menjadi solusi hunian bagi kalangan keluarga muda, fasilitasnya lengkap dan akses transportasinya mudah. Walapun kategori rusunami kenaikan harganya cukup pesat,” tuturnya.

Selain itu, pada kesempatan berbeda, PT Timah Karya Persada Properti (Timah Properti) memulai proyek propertinya cukup besar Familia Urban.

Area pengembangan seluas 176 hektar ini milik perusahaan induk PT Timah (Persero) Tbk. Urban Area terletak di Mustikasari, Mustika Jaya, Bekasi, Jawa Barat, dekat dari bakal stasiun LRT (light rail transit) Bekasi Timur.

“Walau cukup jauh dari Jakarta lokasinya hanya sekitar 4 km dari stasiun LRT, ke gerbang tol Bekasi Timur juga dekat rumah,” ujar Manager Realty Familia Urban, Chrishandono Heswadhi, kepada pers pada acara penanaman 1.000 pohon di Familia Urban di Bekasi, belum lama ini.

Tahap I akan dikembangkan 15 hektar terdiri 3 cluster sekitar 670 rumah. Tipe rumahnya 36/72, 40/72, 45/90, dan hunian 2 lantai 60/90 dan 69/120 dibanderol Rp.380 juta -1 miliaran.

Menurut Chrishandono, pemasaran tahap I telah terjual 60 unit dan serah terima mulai November 2017. Pengembangan Familia Urban diprediksi memakan waktu 20 tahun. Selain hunian di dalamnya akan dilengkapi berbagai fasilitas dan properti komersial.

“Nantinya rumah yang akan dibangun sebanyak 44 ribu unit dan sepanjang tahun ini kami menargetkan penjualan 300 unit senilai Rp.200 miliar. Selama soft launching konsumen dapat membeli dengan DP mulai Rp.5 persen,” tutupnya.