Ilustrasi. (Foto: dok.inapex)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id – Menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan bukan hanya memberikan manfaat berupa Jaminan Hari Tua (JHT), jaminan kecelakaan kerja, dan lain-lain. Kabar terkini, BPJS Ketenagakerjaan memberi kemudahan Bgi anggotanya jika ingin membeli rumah hunian.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), M Hanif Dhakiri, memberi himbauan kepada seluruh perngusaha swasta  untuk lebih mengoptimalkan keikutsertaan seluruh karyawan dalam kepersetaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

“Hal ini sebagai upaya negara untuk memaksimalkan upaya perlindungan kepada pekerja dari sisi sosial ekonomi dan kesehatan,”terang M Hanif Dhakiri, di sela-sela HUT BPJS ke – 40, kemarin.

BPJS Ketenagakerjaan merupakan instrumen perlindungan sosial yang penting, lanjutnya, masih banyak orang bingung mengenai manfaat BPJS. Padahal BPJS bisa memberikan jaminan kecelakaan, jaminan kematian, jaminan hari tua, dan dana pensiun.

Sementara itu, terkait kepemilikan rumah, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto menjelaskan, bahwa BPJS menyediakan fasilitas pembiayaan rumah baik untuk kredit pemilikan rumah (KPR) sampai renovasi rumah.

“Kalau pekerja ikut jaminan hari tua maka kalau beli rumah DP-nya lebih ringan,” tutur Agus.

Agus merinci, syarat untuk peserta mendapat fasilitas pembiayaan perumahan ini adalah sudah terdaftar aktif minimal satu tahun. Kemudian, perusahaan tempat bekerja tertib administrasi dan iuran, serta tidak berstatus perusahaan daftar sebagian (PDS) upah maupun tenaga kerja.

“Aturan ini untuk kepemilikan rumah pertama. Sedangkan untuk renovasi rumah hanya diperbolehkan untuk renovasi rumah atas nama pekerja itu sendiri. Lalu, peserta yang mengajukan pinjaman telah lolos verifikasi kredit dari bank penyalur yang bekerja sama,”jelas Agus Susanto.

Untuk prosedur pinjaman, lanjut Agus, peserta mengajukan fasilitas KPR, PUMP atau renovasi perumahan (PRP) ke bank kerja sama dengan menyertakan salinan bukti  kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Masih katanya, selanjutnya bank yang menjalin kerjasama dengan BPJSss akan melakukan verifikasi dan BI checking. Setelah melewati verifikasi awal, bank kerja sama akan melanjutkan permohonan kredit tersebut ke Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan untuk dilakukan verifikasi kepesertaan.

“Saat ini kami telah bekerja sama dengan BTN untuk penyaluran fasilitas pinjaman ini. Nanti ke depannya kami akan bekerja sama dengan seluruh bank pemerintah, termasuk bank pemerintah daerah,” jelas Agus.