Penyerahan hadiah secara simbolis oleh Project Director Mimi Zamilah kepada Garin. (Foto: dok.inapex)

JAKARTA, INAPEX.co.id – Selamat ya! Akhirnya Garin berhasil membawa pulang 1 unit mobil hadiah pengunjung di ajang pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) periode Februari 2019.

“Terimakasih ya buat penyelenggara, semoga disetiap event ini bisa berlanjut sukses,” ujar Garin, saat ditemui INAPEX.co.id, usai menyelesaikan administrasi pengambilan hadiah di Jakarta, Jum’at (22/3/2019).

Pria kelahiran kelahiran 22 September 1995 tersebut merupakan salah seorang pengunjung yang beruntung saat berkunjung di pameran IPEX.

Kendati belum menemukan rumah idaman yang cocok, pemilik Nomer kupon OL22197601 tersebut tetap optimis ingin mempunyai hunian sendiri.

“Walaupun lokasi rumah yang dicari sudah ada, tapi belum ada cicilan sesuai penghasilan. Maunya sih cari yang murah, tapi untuk investasi,” ujar Garin.

Pengambilan nomor undian yang dilakukan secara acak dan sah oleh para pengunjung tersebut disaksikan langsung pejabat terkait seperti Notaris, Kementerian Sosial, Dinas Sosial DKI dan pihak Kepolisian telah diumumkan pada Minggu pukul.18.00 WIB di panggung Hall B JCC Senayan.

Setiap pemenang undian akan dihubungi pihak penyelenggara serta harus membawa identitas diri seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), sesuai data yang dilakukan saat registrasi.

“Hadiah harus diambil sendiri oleh pemenangnya, tidak boleh diwakilkan dan jangan lupa membawa kartu tanda bukti diri serta pajak akan ditanggung oleh pemenang,” kata Vice President PT. Adhouse Clarion Events Igad Permana.

Kemudian, pameran terbesar di Indonesia tersebut berhasil mencetak Kredit Pemilikan Rumah (KPR) baru sebesar Rp.8,5 Triliun pada semester awal tahun ini, ajang pameran IPEX akan kembali digelar pada 27 Juli sampai 4 Agustus 2019 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

Pada pameran IPEX 2019 ini merupakan ajang bergengsi bagi para pengembang properti sebagai peluang promosi dan transaksi untuk meningkatkan pemasaran proyek terbarunya.

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BTN) merilis pencapaian transaksi naik hingga 41,66% dari yang ditargetkan pada penyaluran KPR atau KPA hingga Rp.6 Triliun pada IPEX 2019. Pencapaian itu sekaligus membantah pertumbuhan ekonomi yang diramalkan stagnan pada tahun ini.

“Sehingga, banyak yang membelinya [properti] untuk dijadikan tempat tinggal dan investasi,” ujar Direktur Konsumer BTN Budi Satria, di JCC beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut dikatakan Budi, secara komposisi penyaluran KPR non-subsidi mendominasi pengajuan KPR pada IPEX sebesar 80% atau senilai Rp6,8 triliun.

Adapun, selebihnya ditopang oleh KPR dengan akad syariah senilai Rp1,1 triliun dan KPR subsidi di posisi Rp706 miliar.

Menurutnya, debitur KPR bersubsidi lebih condong memilih lokasi di daerah penyangga Ibu Kota seperti Bekasi, Bogor, dan Tanggerang.

Sementara itu, para debitur terebut mayoritas memilih rumah berukuran 36 meter persegi di kisaran harga Rp130 juta – Rp148,5 juta.

Permintaan properti di wilayah Bekasi mendapatkan banyak peminat. Pasalnya, harga yang ditawarkan pengembang cukup terjangkau dan perkembangan sarana transportasi semakin baik.

Di sisi lain, Budi berujar perseroan menargetkan pengajuan KPR melalui daring di situs resmi perseroan hingga 57,89% atau senilai Rp6 triliun dari realisasi akhir tahun lalu sejumlah Rp3,8 triliun.

Menurutnya, target tersebut bisa dicapai seiring dengan penambahan fitur baru yaitu pemantauan status pengajuan KPR oleh debitur dan pembayaran biaya tanda jadi secara daring saat membeli rumah.

Perseroan juga akan menggenjot penyaluran KPR untuk pebelian rumah yang dimiliki perseroan sebagai aset-aset mangkrak dengan judul KPR Lelang.

KPR Lelang merupakan fitur baru yang diberikan kepada nasabah untuk mendapatkan pembiayaan rumah yang berhasil mereka dapatkan lewat proses lelang.

Adapun rumah lelang yang paling diminati memiliki rentang harga sekitar Rp100 juta – Rp300 juta. Lokasi favorit para peserta lelang adalah wilayah Bekasi, Depok, Serpong Banten, Semarang, Purwakarta, Jambi, Balikpapan dan Makassar.