ilustrasi. (Foto: dok.inapex)

JAKARTA, INAPEX.co.id – Untuk mengembangkan proyek pembangunan Superblok di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, perusahaan ini gandeng perusahaan properti asing asal Tiongkok.

Kerjasama itu sekaligus merespon antusias pasar properti nasional yang dinilai mempunyai potensi besar di Indonesia.

Kedua perusahaan yang berkolaborasi tersebut yaitu PT Prioritas Land Indonesia (PLI) dan Nantong Double Great Group.

Presiden Direktur PT Prioritas Land Indonesia Marcellus Chandra mengatakan, kerja sama dengan Nantong Double Great Group dalam bentuk pembagian saham.

“Nantong mengakuisisi saham kami sebesar 51 persen saham, sementara 49 persen masih dipegang oleh Prioritas Land,” kata Marcell, dalam keterangan persnya, baru-baru ini.

Bahkan peletakan batu pertama untuk pembangunan pondasi sudah dilakukan pada proyek yang bertajuk K2 Park.

Pengembangan ini menelan dana investasi hingga Rp 800 miliar itu diperkirakan rampung pada 2022 mendatang.

Lebih jauh Marcell menyebut, Nantong Double Great Group merupakan perusahaan tekstil sekaligus pengembang yang berpengalaman di daerah asalnya, Nantong, Provinsi Jiangsu, Tiongkok.

Kerja sama dengan Prioritas Land Indonesia merupakan langkah pertama Nantong dalam berekspansi ke Indonesia.

“Kami merasa sangat beruntung bisa bekerja sama dengan Nantong. Nantong baru pertama kali masuk ke Indonesia dan langsung menggandeng kami,” imbuhnya.

Hal senada dibenarkan CEO Nantong Double Great Group, Guo Yonghe. Menurut Guo Yonghe, pasar properti Indonesia masih sangat menjanjikan mengingat kebutuhan hunian di Indonesia masih tinggi.

Apalagi, keberadaan hunian high rise sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban dan generasi milenial. “Kami optimistis, ke depan proyek hunian high rise masih menarik bagi para investor,” tambahnya.

Adapun dalam rencananya, K2 Park yang terletak di daerah Gading Serpong, dikembangkan di atas lahan seluas 3 hektare (ha).

Di lahan itu akan terdapat kawasan terpadu (mixed use) yang akan menghadirkan 6 tower. Masing-masingnya memiliki 32 lantai.

Empat tower akan menyajikan 2.500 unit apartemen. Sebuah tower perkantoran yang sebagian dijual dan sebagian disewakan, yakni Education Tower akan diisi oleh sejumlah institusi pendidikan. Sebuah sebuah tower lainnya akan menjadi hotel.

Selain itu, superblok ini juga akan menghadirkan food hall, area komersial, restoran, cafe, dan sejumlah fasilitas penunjang lainnya.