Siap-Siap Punya Rumah, Khusus Peserta BPJS Ketenagakerjaan
Peserta BPJS Ketenagakerjaan (Foto: aktual)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id – Ini merupakan kabar gembira bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Pasalnya, saat ini program pembiayaan melalui fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BPJS Ketenagakerjaan sudah bisa diakses langsung oleh masyarakat.

“Kita sekarang sudah mulai diakses dan kerjasama dengan BTN. Tolong sampaikan ke masyarakat bahwa masyarakat sudah bisa akses (program KPR),” ujar Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, M Krishna Syarif di Jakarta, belum lama ini.

Kemudian soal fasilitas pembiayaan kredit perumahan ini, menurut M Krishna Syarif , diberikan untuk pekerja formal maupun nonformal dengan penghasilan yang rendah ataupun tinggi. Persyaratannya adalah peserta telah mengikuti program jaminan hari tua (JHT).

BPJS Ketenagakerjaan secara konsisten memperbaiki Standar Prosedur Operasional (SPO) serta peningkatan kerja sama dengan perbankan. Selain itu, ditambahkan M Krishna Syarif, dengan adanya perluasan kerja sama dengan perbankan diharapkan masyarakat mendapat kemudahan dalam mengakses pembiayaan perumahan.

“SPO bekerja sama dengan perbankan untuk mempermudah layanan masyarakat untuk mendapatkan BPJS yaitu pada cabang-cabang yang sudah menjalin kerjasama dengan bank BRI, bank BNI, bank BTN. Sehingga masyarakat bisa langsung datang ke cabang rujukannya untuk melakukan pendaftaran dan melakukan klaim JHT,” kata M Krishna Syarif .

Pihak BPJS Ketenagakerjaan, masih dikatakan M Krishna Syarif, menargetkan pembukaan cabang BPJS Ketenagakerjaan di setiap kota hingga akhir tahun 2017.

Selain itu, dengan cakupan yang lebih luas, menurut M Krishna Syarif, maka semakin banyak peserta yang tercover dengan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan. Hingga saat ini angka partisipasi peserta BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 20 juta pekerja.

Targetnya akhir tahun jumlah peserta meningkat menjadi 29 juta peserta. “Setiap cabang BPJS harus hadir di setiap kabupaten atau kota sampai akhir tahun. Kita butuh dukungan dari Bank Swasta, BPD atau berbagai Bank lainnya,” tukas M Krishna Syarif .

Sementara itu, menanggapi soal realisasi program Jaminan Hari Tua hingga Maret 2017 adalah sebesar Rp407 miliar. Program Jaminan Kecelakaan Kerja sebesar Rp232,25 miliar, Program Jaminan Kematian sebesar Rp153,65 miliar, dan untuk realisasi Program Jaminan Pensiun sebesar Rp9,2 miliar.