Fasilitas Kampung Atlet di Indonesia Lebih Bagus Daripada di Brazil
Fasilitas Kampung Atlet di Indonesia (Foto: skyscrapercity)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Pemerintah terus mengebut pembangunan sarana dan infrastruktur untuk pengadakan perhelatan Asian Games yang akan berlangsung pada Agustus 2018 di Jakarta dan Palembang sebagai tuan rumah.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menjadi Ketua Pengarah Panitia Penyelenggaraan Asian Games 2018.

Gerak cepat JK dalam menentukan pembangunan infrastruktur ajang olahraga terbesar di Asia sudah terlihat progresnya di lapangan seperti venue pertandingan hingga fasilitas hunian atlet dan official dari berbagai negara.

Fasilitas hunian atlet berpusat di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, sebuah kampung atlet seluas 10 hektar yang dibangun di atas lahan milik Sekretariat Negara (Setneg).

Sekarang pembangunan Wisma Atlet Kemayoran telah mencapai 66-71 persen dan segera diujicobakan pada September-Otober tahun 2017.

“Kampung Atlet kita lebih bagus dibandingkan fasilitas waktu Olimpiade Rio de Janeiro di Brazil tahun lalu. Masih ada waktu 1 tahun lebih untuk mempersiapkan fasilitas ini, semua fasilitas akan bisa diuji coba pada Oktober, kita coba nggak hanya sekali tapi berkali-kali,” jelas JK saat melakukan peninjauan fasilitas pembangunan Asian Games, baru-baru ini.

Wisma Atlet Kemayoran ini dibangun dalam jangka waktu 17 bulan meliputi 7.642 unit dengan anggaran sebanyak Rp.3,4 triliun. Untuk Blok D 10 dibangun 7 tower dengan berjumlah 5.494 unit sedangkan Blok C 2 dibangun 3 tower sekitar 1.932 unit.

Semua unit dibangun dengan ukuran 36 m2 termasuk 2 kamar tidur yang telah dilengkapi dengan perabot.

Tiap-tiap unit rusun ini dapat dihuni sampai 3 orang sehingga mampu menampung sebanyak 22.278 orang penghuni. Untuk ajang Asian Games kelak di tempat ini setidaknya akan dipakai oleh 14 ribu atlet dan official.

Usai ajang Asian Games, fasilitas hunian akan digunakan untuk masyarakat umum dengan kriteria khusus.

“Nanti setelah digunakan untuk atlet tentu fasilitas ini harus bisa berfungsi maksimal khususnya untuk masyarakat bawah. Apakah nanti bentuknya untuk disewakan atau hak milik itu diatur nanti, kita konsentrasi untuk penyelesaian fasilitas Asian Games dulu,” kata JK.

Sebelumya, Kementerian Pekerejaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan memastikan fasilitas pendukung seperti meubelair di Rusun Atlet Asian Games XVIII Kemayoran, Jakarta sesuai standar yang ditetapkan Olympic Council of Asia (OCA).

“Kami pastikan furnitur dan meubelair yang ada di Rusun Atlet Asian Games XVIII sesuai dengan standar OCA atau Olympic Council of Asia,” tegas Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin usai meninjau show unit Rusun Atlet Asian Games di Kemayoran, Jakarta.