Disneyland Indonesia Akan Hadir di Boyolali
Disneyland (Foto: indolah)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id – Bupati Boyolali, Jawa Tengah, Seno Samodro, membeberkan rencana pembangunan Disneyland Indonesia yang hadir di kotanya.

Taman hiburan berskala besar ini diperkirakan akan menyaingi taman bermain Disneyland, yang ada di beberapa negara lainnya.

Seno Samodro mengatakan bahwa memang taman bermain itu akan dibangun di daerahnya. Proyek ini diprediksi akan memakan biaya investasi Rp.6 triliun dan pembayaran tanah 100 hektare sudah dilakukan pada Mei 2017.

Menanggapi proyek ini, Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyambut rencana ini. Baginya, Indonesia sekarang ini memang sudah membuka diri terhadap potensi investasi asing pada sejumlah sektor.

“Indonesia membuka secara luas terhadap investasi yang mempunyai multiplier efek kepada pembangunan daerah,” paparnya di Kompleks Istana Negara, Jakarta, baru-baru ini.

Taman hiburan ini diharapkan bisa mendongkrak ekonomi daerah setempat menjadi sangat bergairah. Rencana pembangunan Disneyland tersebut pun akan sangat membantu upaya pemerintah untuk mengembangkan kawasan Klaten, Solo, dan Yogyakarta.

“Kalau kemudian memang Disneyland atau apapun yang dilakukan itu kemudian membawa perbaikan ekonomi kepada daerah termasuk di Boyolali. Terutama kan di sana akan dikembangkan triangle, Solo, Klaten, Jogja, sehingga kalau kemudian Boyolali juga berkembang itu akan menjadi lebih baik,” katanya.

Pembangunan Disneyland tentunya akan sangat berpengaruh pada pertumbuhan investasi di daerah. Diharapkan, pembangunan tersebut kelak akan memberikan banyak manfaat untuk perkembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Kalau memang Disneyland ada ini kan investasi yang cukup besar. Kita sangat terbuka dan mengharapkan kalau benar itu ya Alhamdulillah,” jelasnya.

Keberadaan taman hiburan nan megah di Boyolali akan meningkatkan prospek investasi di Boyolali dan sekitarnya. Sama halnya dengan pasar properti Cirebon, Jawa Barat yang tengah mulai menggeliat karena banyaknya pembangunan infrastruktur.

Geliat positif ini menyusul banyak investor asing yang mulai tertarik untuk investasi properti ke Indonesia.

Managing Partner Strategic Advisory Group, Tommy H Bastamy menuturkan bahwa dengan banyaknya investor asing yang berniat investasi ke properti, banyak daerah yang mulai berbenah. Baginya, salah satu daerah di Indonesia yang diperkirakan akan melejit sektor propertinya ialah Cirebon.

“Ada beberapa daerah memang yang akan tumbuh sektor propertinya, tapi untuk di pulau Jawa saya lihat Cirebon akan agresif,” tuturnya.

Tumbuhnya sektor properti Cirebon, lanjut Tommy, dikarenakan wilayah ini diperkirakan bisa menjadi pusat pertumbuhan baru. Hal tersebut menyusul dengan akan hadirnya Bandara Internasional Kertajati di Majalengka yang lokasinya dekat dengan Kota Cirebon.

Tak hanya itu, tumbuhnya sektor properti di Cirebon juga menyusul niatan pemerintah kota sekitar untuk menyaring wisatawan dari luar kota dan mancanegara. Hal ini dilaksanakan dengan cara memberi izin baru pendirian hotel di Kota Cirebon.

“Untuk di Cirebon ini lebih ke arah hotel cukup banyak karena pemerintah juga mendukung, infrastruktur juga mendukung dengan adanya Bandara Kertajati dan Tol Cipali itu kan,” ucapnya.

“Selain itu memang Cirebon ini punya keunikan dan daya tarik tersendiri dari mulai kuliner sampai budaya itu banyak yang bisa dijual dari Cirebon,” tutupnya.