Ternyata Jababeka...
Jababeka (Foto: skyscraperscity)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id – Presiden Direktur Jababeka Residence, Sutedja S Darmono begitu optimistis dengan pengembangan kawasan residensial dan komersial di Kota Jababeka (5.600 ha) Cikarang, Bekasi (Jawa Barat). Di bawah brand Jababeka Residence, akan dikembangkan sebuah kota dengan standar internasional yang akan mengubah image kawasan industri yang sangat melekat pada Jababeka.

Perkembangan kota dan fasilitasnya mengikuti perkembangan dan perubahan kebutuhan masyarakat. Hal tersebut bisa dilihat di sejumlah kawasan di Jakarta.

“Saya waktu kecil tinggal di Menteng, Jakarta Pusat. Kawasan (elite) itu sampai sekarang merupakan pionir untuk harga lahan tertinggi di Indonesia. Tapi, ketika berkeluarga saya pindah ke Pondok Indah, Jakarta Selatan, karena menawarkan fasilitas yang lebih baik untuk keluarga dibandingkan di Menteng,” jelasnya saat memperkenalkan konsep Jababeka Residence untuk media massa di Jakarta, baru-baru ini.

Menurutnya, perubahan dan pergeseran kebutuhan ini juga akan dialami di Cikarang, terutama di Jababeka Residence yang tengah dikembangkan.

Kini Pondok Indah yang menurutnya dikembangkan cukup baik untuk segmen keluarga juga telah sangat matang sebab tak mungkin sedang dikembangkan lebih jauh.

Di sisi lain, kebutuhan masyarakat tetap berkembang dan berubah, dan hal tersebut memberikan potensi pasar untuk kawasan-kawasan di pinggir Jakarta termasuk Jababeka Residence sebab akan dikembangkan jadi sebuah kota baru bertaraf internasional.

“Itu sebuah potensi pasar yang sangat besar. Apalagi populasinya sudah tinggi. Saat kawasan industri Jababeka dikembangkan tahun 1989, penduduk Bekasi baru sekitar 7.000. Sekarang populasi di Jababeka saja sudah lebih dari satu juta orang dan masih akan terus berkembang,” imbuhnya.

Tahapan pengembangan Kota Jababeka sendiri akan jadi dasar yang kuat untuk kesuksesan pengembangan Jababeka Residence. Awal tahun 1990 Kota Jababeka mengembangkan Kota Cikarang Baru dengan luas 500 hektar untuk menampung puluhan ribu pekerja di kawasan industrinya.

Usai itu, pembangunan aneka fasilitas penunjang termasuk lapangan golf dan cluster perumahan untuk segmen pasar yang lebih tinggi meliputi Tropikana Residence, Veranda, Kemang Golf Terrace, dan lain-lain.

Begitu pula fasilitas komersial dan pendidikan terus dikembangkan sejak awal 2000-an. Saat ini di Kota Jababeka telah tersedia President University, SMA President, Sekolah Al Azhar, BPK Penabur, apartemen, rumah sakit, dan banyak lagi.

Jababeka yang jadi tempat 1.650 perusahaan lokal dan multinasional dari 30 negara juga menghadirkan ribuan pekerja asing (ekspatriat), potensi pasar lain yang akan semakin memperkuat potensi pasar Jababeka Residence.

Tidak hanya itu, dengan kehadiran perusahaan-perusahaan global dan pekerja asingnya, Jababeka juga sebuah kawasan multikultural sehingga pengembangan Jababeka Residence sebagai kota internasional menemukan alasannya yang tepat.

“Nanti konsep perkotaan seperti ini akan kami duplikasi di wilayah lain yang land bank-nya sudah kami miliki. Timing-nya juga tepat karena pengembangan proyek infrastruktur oleh pemerintah di kawasan Bekasi sangat luar biasa dan kami ingin mengambil momentum itu (untuk mengembangkan proyek properti),” tuntas Sutedja.