Dijamin Lancar, Pembangunan Jalan Tol Serpong-Balaraja Lebih Dari Rp.10 Triliun
Pembangunan Jalan Tol Serpong-Balaraja (Foto: tangerangnews)

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Pembangunan jalan tol Serpong-Balaraja akan semakin lancar dengan penandatanganan perjanjian kredit sindikasi antara Bank BNI, Bank Mandiri, dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI/Persero).

Pembangunan jalan tol tersebut telah dimulai pekan lalu di titik STA 02+900 sampai dengan 04+100.

Jalan tol Serpong-Balaraja dilakukan oleh PT Trans Bumi Serbaraja yang merupakan kelompok usaha Astratel Nusantara (Astra Infrastructure), Sinar Mas Land (SML), dan Kompas Gramedia.

Proyek tersebut untuk menyediakan jalur alternatif sebab jalur jalan yang ada sudah sangat padat serta untuk memecah kepadatan jalur jalan tol Jakarta-Merak.

“Adanya jalan tol ini bisa menyediakan akses dan yang lebih penting lagi mendorong pengembangan kawasan yang masih kurang berkembang di wilayah Tangerang. Jalan tol ini akan meningkatkan permintaan dan pembangunan proyek-proyek residensial, komersial, dan industrial yang pada gilirannya meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” papar Managing Director President Office SML Dhony  Rahajoe, dalam siaran persnya, Senin (19/12).

Proyek jalan tol Serpong-Balaraja tersebut digagas oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang pada tahun 2012 lalu dan diprakarsai oleh SML yang juga menggandeng Astratel Nusantara dan Kompas Gramedia.

Panjang jalan tol tersebut hingga 30 km yang akan dikerjakan dalam 3 seksi: Serpong-Legok (9,3 km), Tigaraksa-Balaraja (10 km), dan Legok-Tigaraksa (10,7 km).

Tidak hanya untuk mengakomodasi lalu lintas di wilayah Tangerang, jalan tol tersebut juga akan mendukung pengembangan Kota Baru Maja yang sekarang ini jadi pusat pengembangan rumah murah.

Jalan tol tersebut akan memakan biaya sebanyak Rp.6,2 triliun yang akan diberikan oleh sindikasi Bank Mandiri, BNI, dan PT SMI sekitar Rp.4,3 triliun dalam jangka waktu 15 tahun.

Sisanya sekitar Rp.1,9 triliun ditutup dari ekuitas PT Trans Bumi Serbaraja sebagai pemegang konsesi jalan tol ini.

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman Arif Arianto menjelaskan bahwa sudah menjadi komitmen Bank Mandiri untuk mendukung proyek-proyek infrastruktur strategis berupa jalan tol yang akan sangat efektif meningkatkan efisiensi usaha dan menciptakan pusat ekonomi baru.

“Proyek jalan tol telah menjadi prioritas Bank Mandiri. Penyaluran kredit kami untuk sektor ini telah mencapai Rp.15,4 triliun atau sekitar 15 persen dari total komitmen kredit infrastruktur yang kami salurkan,” jelasnya.

(he)