Apartemen Tamansari Amarta. (Foto: PatraJasa)

JAKARTA, INAPEX.co.id – Tingginya minat pasar properti terbukti membludaknya pembeli hunian vertikal dikawasan ini. Kendati hanya dibandrol Rp.629 Juta sampai Rp.1,6 Miliar Apartemen Tamansari Amarta banyak diminati konsumen di Yogyakarta.

Sejak diluncurkan hunian vertikal yang berlokasi strategis di Jalan Palagan Tentara Pelajar menjadi kredit poin tersendiri.

Apalagi, industri properti dikawasan ini semakin meningkat setiap tahunnya. Ini ditunjang oleh statusnya sebagai ikon kota pelajar dan pariwisata.

Alhasil, permintaan tingkat hunian baik apartemen maupun hunian elit semakin tinggi. Tak hanya Apartemen Tamansari Amarta, secara terpisah Fasco Mansion juga meluncurkan dua kluster mewah dengan lokasi yang berlainan. Yaitu di kawasan Sleman dan Kabupaten Bantul.

VP Pemasaran Properti PT.Patra Jasa Nur Rohman menjelaskan, untuk perumahan elit di Sleman, berupa resor yang terdiri dari 54 unit, yang berada di lokasi strategis Rejondani Sleman. Perumahan ini dibanderol mulai Rp1,9 miliar-Rp3 miliar, dengan tipe mulai 80 m2 hingga 200 m2.

Adapun di daerah Kasihan, Bantul, yaitu kluster Fasco Village yang terdiri dari 71 unit dengan harga Rp400 jutaan per unit. Menurut Nur Rohman, kedua hunian ini terserap baik dengan skema pembayaran yang berbeda.

“Untuk yang di Sleman, dari 54 unit tersisa enam unit saja. Sementara di Fasco Village terjual hampir 75%. Konsumen lebih membayar dengan cara tunai dibanding Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang ditawarkan bank,” jelasnya.

Menurut Nur Rohman, konsumen di Kota Gudeg ini lebih senang memilih dengan membayar cara cash keras. “KPRnya hanya sedikit, kebanyakan memilih bayar tunai,” pungkasnya.