Stand pengembang Wika Realty di booth No.10. (Foto: WK)

DEPOK, INAPEX.co.idDibandrol mulai dengan harga Rp.800 Jutaan, beli rumah dikawasan Depok namun terasa tinggal di Bali.

Proyek hunian bernuansa Bali tersebut, bisa dimiliki dengan harga promo menarik serta sejumlah gimmic lain hanya di pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) pada 2 – 10 Februari 2019 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

Proyek hunian Tamansari Puri Bali yang dikembangkan Wika Realty berada di Jl Mawar-Bojongsari menawarkan rumah tipe 45/120 senilai Rp.800 juta dan 60/120 Rp.900 jutaan.

Rumah satu lantai ini dibangun di cluster baru Aruna sebanyak 133 unit. Tamansari Puri Bali sudah lama sold out dan baru membuka cluster baru setelah sukses membebaskan lahan sekitar 3,5 hektar.

Harganya tergolong tinggi sebab tidak hanya pengembangannya cukup bagus, lingkungannya asri dan hidup karena nyaris semua rumah sudah dihuni.

Manager Realty PT Wika Realty, Budi Santosa Kurniawan, menuturkan bahwa konsep yang ditawarkan rumah memiliki kaveling luas, sehingga pemilik bisa leluasa untuk menambah ruang suatu hari nanti. Lebar kavelingnya sekitar 8 meter, panjang 15 meter.

“Lahan di belakang masih cukup luas, nanti kalau butuh tambahan ruang, misalnya untuk kamar tidur, ruang servis atau buat ruang keluarga bisa dibangun sendiri,” jelasnya.

Selain itu, PT Wika Realty juga akan menampilkan proyek lain seperti Tamansari Kencana di Bandung, Tamansari Gangga di Bali, Tamansari Emerald di Surabaya, Tamansari Dendekia di Semarang, Tamansari Skylounge Balikpapan, Tamansari Skylounge Makassar, Tamansari Panoramic Bandung, Tamansari Skylounge Tangerang, Tamansari Iswara Bekasi, Tamansari Kahyangan Residence Kendari, Tamansari Metropolitan Manado, Tamansari Lagoon Manado, dan Tamansari Grand Samarinda.

Sementara itu, ajang pameran IPEX pada September 2018 lalu yang berlangsung selama 9 hari nilai transaksi mencapai Rp.6,9 triliun.

“Dari target Rp 5 triliun, transaksi tercapai Rp 6,9 triliun untuk KPR (Kredit Pemilikan Rumah) konvensional, untuk BTN Syariah tercatat Rp 2,4 triliun,” ujar Direktur Consumer Banking BTN Budi Satria.

Lebih lanjut Budi Satria merincikan, total pencapaian transaksi terdiri dari KPR subsidi konvensional sebanyak Rp 547 miliar dan Rp 6,4 triliun untuk non subsidi. Sementara pada BTN Syariah, sebanyak 20 persen di antaranya merupakan KPR subsidi.

IPEX 2018 melibatkan 152 pengembang dengan menampilkan 868 proyek tersebar di Jabodetabek hingga Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan.