Di Kota Sutera Tangerang, Harga Rumah Masih Rp.300 Jutaan
Ilustrasi (Foto: jualo)

 

TANGERANG, INAPEX.co.id, – Hunian Kota Sutera Tangerang, mulai dilirik sejumlah pengembang, salah satunya MAS Group, melalui anak usahanya PT Metro Agung Sejahtera. Untuk tahap awal di kawasan seluas 250 hektar ini, MAS Group menawarkan 460 unit rumah.

Tersedia tiga tipe hunian dengan harga perdananya hanya Rp.300 juta.

“Untuk wilayah utara Tangerang, suplai rumah menengah masih terbatas dan kami coba masuk di situ. Pilihan kelas menengah kan ke arah Kabupaten Tangerang, khususnya di wilayah utara, dikarenakan harga hunian di situ masih terjangkau dibandingkan kawasan Tangerang Selatan,” tutur Direktur PT Metro Agung Sejahtera, Suwandi Tio, Senin (22/5).

Berdasarkan catatan, dalam tiga bulan sejak dipasarkan, cluster pertama Kota Sutera telah terjual 70 persen. Hal tersebut menjadi indikator bahwa pasar kelas menengah masih terbuka lebar di kawasan ini.

“Meski pasar properti belum sepenuhnya pulih, tapi khusus kebutuhan rumah untuk kelas menengah di Tangerang tinggi,” imbuh Suwandi.

Tahun 2017, MAS Group telah mengalokasikan investasi sebanyak Rp.200 miliar untuk pengembangan Kota Sutera Tangerang. Untuk pembangunan tahap awal, MAS Group menyiapkan 10 hektar lahan. Kemudian, MAS Group merencanakan peluncuran cluster kedua pada kuartal akhir 2017.

“Untuk tahap pertama ini kami siapkan rumah satu lantai dan dua lantai,” tambah Direktur Marketing PT. Metro Agung Sejahtera, Nurry Dalimonthe.

Hingga sekarang, tambah Nurry, tidak hanya Kota Sutera Tangerang, MAS Group sudah mencatat ada sekitar 20 proyek, yakni Grand Sutera Rajeg, Bali Resort di Serpong, dan Grand Sutera Cilegon.

“Dua proyek terakhir khusus kami fokuskan untuk pasar masyarakat berpenghasilan rendah,” jelas Nurry.

Terlepas dari itu, pada kesempatan berbeda, tidak hanya kawasan industri, ModernCikande yang dikembangkan PT Modern Industrial Estat, anak usaha PT Modernland Realty Tbk, juga mengembangkan kawasan perumahan.

Sampai kini, ada sebanyak 6.000 unit rumah yang dibangun. 5.000 di antaranya telah dilakukan serah-terima kepada pembeli. Tahun 2017 perseroan kembali membangun rumah-rumah dengan investasi Rp.200 miliar.

“Tahun ini sudah dibangun 481 unit rumah, rencananya masih akan bangun seribuan unit lagi tahun ini,” ucap Operational General Manager PT Modern Industrial Estate I Wayan Satia kepada pers, di Cikande, Serang, Senin (22/5).

Perumahan tersebut, lanjut Wayan, dibangun sejak 1992 atau bersamaan dengan pengembangan kawasan industri. Unit-unit yang dibangun mempunyai luas yang variatif, mulai dari 29 meter persegi sampai 36 meter persegi. Harganya mulai dari Rp.120 juta – Rp.148 juta.

“Penghuninya bervariasi, tidak hanya pekerja di ModernCikande saja, tetapi juga pekerja atau karyawan dari luar kawasan. Pekerja di sekitar wilayah kampung juga ada,” tutup Wayan.