Di Gedung Ini Bisa Pilih 3 Waktu Berbuka Puasa Selama Ramadhan
Burj Khalifa memiliki 3 waktu buka puasa (Foto: tripadvisor)

 

BURJ KHALIFA, INAPEX.co.id – Biasanya, waktu berbuka puasa selama ramadhan berpatokan pada waktu berkumandangnya azan Magrib. Akan tetapi, di gedung ini, bisa jadi tetangga Anda sudah berbuka sedangkan Anda sendiri belum.

Kondisi tersebut memang terdengar mengherankan dan aneh, akan tetapi tidak jika Anda tinggal di Burj Khalifa, yang menjulang setinggi 828 meter. Untuk para pemeluk agama islam yang tinggal di sini, ada fatwa yang mewajibkan mereka menyesuaikan waktu berbuka yang terbagi dalam tiga waktu.

Mereka yang tinggal sampai lantai 80 dapat segera berbuka setelah azan Magrib terdengar, sedangkan penghuni yang tinggal di lantai 81 sampai 150 atau pada ketinggian 414 meter hingga 800 meter, harus menunggu dua menit setelahnya. Terakhir, penghuni yang tinggal di atas 800 meter atau di lantai 151 ke atas, harus menunggu tiga menit setelah azan Magrib berkumandang.

Ulama tertinggi di Dubai, Dr. Ahmed Al Haddad, yang mengeluarkan fatwa itu, menjelaskan bahwa fatwa tersebut dikeluarkan sebab mereka yang tinggal di lantai atas melihat matahari terbenam lebih lama daripada mereka yang berada di lantai bawah.

“Terlepas dari tempat Anda berada, Anda harus memperhatikan matahari terbenam yang sebenarnya. Anda tak boleh berbuka puasa sampai matahari terbenam, dan sampai Anda benar-benar bisa melihat matahari terbenam tersebut,” paparnya.

Hal tersebut berlaku juga ketika sahur. Mereka yang tinggal di tempat lebih tinggi akan lebih dulu melihat matahari terbit, daripada mereka yang ada di lantai bawah. Namun, fatwa tersebut sebenarnya bukanlah hal baru.

“Ini sama saja seperti saat Anda berada di pesawat, Anda berbuka berdasarkan saat matahari benar-benar terbenam di area Anda sedang terbang. Anda tak boleh berbuka jika matahari masih bersinar terang di tempat Anda dan belum terbenam,” jelas Dr. Al Haddad.

Tidak hanya di pesawat, fatwa tersebut juga berlaku bagi mereka yang tinggal di daerah pegunungan. Penduduk yang tinggal di bagian gunung yang lebih tinggi mesti menunggu waktu berbuka lebih lama ketimbang penduduk yang tinggal di kaki gunung.

Fakta lain yang menarik dari Burj Khalifah berhubungan dengan ketinggiannya ialah Anda dapat menyaksikan matahari terbenam dua kali. Usai melihat matahari terbenam di lantai bawah, bergegaslah naik ke lantai tertinggi untuk melihat matahari tenggelam ‘lagi’. Para ilmuwan menjelaskan bahwa fenomena tersebut terjadi karena bentuk bumi yang bulat.