Pengembang Cordova Edupartment optimis bisa terjual 80 persen. (Foto: cordova)

SEMARANG, INAPEX.co.id – Sebelum proses topping off pada Maret 2019 mendatang, pengembang Cordova Edupartment optimis bisa terjual 80 persen unit apartemen.

Chief Marketing Officer Firman Ariadi Ekoputra mengungkapkan, saat ini banyak investor mulai melihat peluang bisnis mengingat dari sisi pasar untuk sewa.  Apalagi, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang ada di kawasan tersebut menjadi target pasar potensial.

“Penggunanya memang dari segmen mahasiswa tetapi lebih dari itu kita membidik calon investor,” ujar Firman Ariadi, di kawasan Undip Tembalang Kota Semarang.

Firman menambahkan, pembangunan apartemen sudah mencapai tiga lantai atau sekitar 20 persen dan rencana serah terima dijadwalkan pada Desember 2019.

Dikembangkan dua lantai untuk komersial serta 17 lantai hunian dengan jumlah mencapai 655 unit, saat ini sekitar 30 persennya sudah terjual.

Ditambahkan, sebentar lagi akan dilakukan proses NUP (Nomor Urut Pemesanan) sebelum proses topping off dilakukan sehingga konsumen bisa melihat fisik bangunannya.

“Dengan Return of Investment (RoI) sekitar 51% dalam jangka waktu tiga tahun, kami optimistis 90 persen bisa terjual sampai topping off,” ujar Firman.

Terlepas itu, secara terpisah apartemen ini menawarkan keuntungan investasi hingga 40%. Hunian vertikal tersebut juga salah satu investasi yang menarik dengan kenaikan harga sampai 4 kali lipat dibandingkan harga sewaktu beli.

Direktur Utama PT Wijaya Karya Realty (WIKA Realty), Agung Salladin menjelaskan sejak dirilis 13 tahun yang lalu harga apartemen terjual sudah naik sekitar 50 % sehingga rerata keuntungan investasinya bisa mencapai 38-40% per tahun.

Berdasarkan beberapa proyek pembangunan WIKA Realty yang lain, kata Agung investasi di bidang apartemen khususnya Taman Kencana La Grande termasuk memberikan imbal hasil yang cukup tinggi dengan keuntungan investasi antara 20-25% per tahun.

“Tapi beberapa lokasi apartemen kita yang sangat strategis keuntungan investasi ini bisa sampai 40%. Misalnya di Sudirman, dalam waktu 1 sampai 2 tahun, ibaratnya kita tanam modal sudah bisa balik modal alias break event point (BEP),” katanya ketika meluncurkan Apartemen Tamansari Kencana di Bandung, belum lama ini.

Terletak di kawasan perumahan eksklusif Jalan Terusan Jakarta, Antapani Bandung, Apartemen Tamansari Kencana memiliki luas lahan 1,5 ha yang terdiri dari Apartemen tiga tower dengan 1.614 unit tersedia dalam empat tipe kamar, yaitu Tipe Studio, One Bedroom, Two Bedroom dan tipe Three Bedroom dengan harga sekitar Rp350 juta hingga Rp1,5 miliar sesuai dengan tipe unit yang dimiliki.