Bluprin kembali hadir di IPEX 2018. (Foto: dok.inapex)

JAKARTA, INAPEX.co.id – Banyak yang harus disesuaikan ketika memilih tinggal di apartemen. Namun, tak semua orang bisa langsung beradaptasi, berikut ada beberapa cara tinggal di apartemen lebih nyaman. Yuk, cari perbandingan serta konsultasi dengan banyak pengembang di pada pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) 2018.

Seperti diketahui, harga hunian khususnya rumah tapak yang semakin mahal, mendorong munculnya alternatif hunian baru. Kehadiran apartemen dengan berbagai fasilitas dan kemudahan pun makin banyak dilirik masyarakat.

Warga kota besar mulai terbiasa dengan hunian vertikal seperti apartemen. Maraknya pembangunan apartemen disebabkan keterbatasan lahan yang terjadi di kota-kota besar.

Apartemen umumnya berada di posisi yang strategis sehingga mendukung mobilitas penghuninya dan berada di pusat-pusat kota yang tidak jauh dari jalan besar.

Sementara itu, seiring perkembangan teknologi serta kemudahan akses internet, Bluprin tengah meluncurkan inovasi terbaru di dunia digital dan aplikasi smartphone. Inovasi tersebut adalah sebuah layanan pencarian material arsitektur lewat platform digital Bluprin.

Kemudahan dalam mencari dan bertukar berbagai informasi kini terdapat dalam genggaman tangan serta memberi dampak positif diberbagai bidang, tidak terkecuali dunia arsitektur.

Memanfaatkan kemajuan teknologi tersebut, Bluprin menghadirkan fitur baru platform material yang memberi keleluasaan bagi rekan-rekan arsitek dan desainer interior dalam mencari informasi material arsitektural dan produk interior, antara lain spesifikasi produk, warna, dan dimana produk tersebut tersedia.

Dengan demikian, seorang arsitek atau desainer akan dimudahkan tanpa lagi harus kesulitan mengumpulkan berbagai katalog produk secara manual.

Lebih dari sebuah direktori, platform material ini menghadirkan tools khusus untuk mempermudah proses mendesain sebuah proyek lewat fitur MoodBoard dan Specification Sheet. Hal ini sejalan dengan visi Bluprin untuk mempermudah proses pekerjaan mendesain dalam berarsitektur.

Platform material ini sendiri bisa juga diakses melalui aplikasi smartphone berbasis Android maupun iOS sehingga pemcarian informasi dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja.

“Hal ini sejalan dengan visi bluprin selain memajukan profesi arsitek dan desainer interior, kami juga berfokus untuk mempermudah proses mendesain dalam kegiatan berarsitektur.” tutur Ricky Cahyadi, Co-founder dari Bluprin.

PT. ACE bekerjasama BTN kembali gelar pameran IPEX 2018 di JCC Senayan.

Sementara itu, PT. Adhouse Clarion Events, bekerjasama dengan PT. Bank Tabungan Negara (BTN) Persero Tbk, kembali menggelar IPEX mulai 22 – 30 September 2018 di Hall, A & B Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta.

Ajang promosi proyek properti ini, merupakan pameran yang digelar ke 34 kalinya diselenggarakan ACE. IPEX 2018 memberikan kontribusi penting dalam penyediaan hunian bagi masyarakat.

“Perkembangan property komersial ditahun 2017 terbilang stagnan. Maka event ini, kami memfasilitasi antara pengembang dengan konsumen agar mampu menggairahkan industri properti berskala nasional,” jelas Vice Presiden Directur PT. Adhouse Clarion Events Igad Permana.

Pameran tertajuk ‘Pesta KPR BTN’ ini, sekaligus untuk membantu kebutuhan hunian sebagai solusi mengatasi backlog penyediaan beragam jenis produk real estate di Indonesia, serta menjadi rangkaian dari kegiatan untuk memperingati Hari Perumahan Nasional (Hapernas) 2018.

Penyelenggaraan IPEX periode September 2018 ini, melibatkan 200 peserta developer dan menampilkan 730 proyek properti dengan pilihan harga mulai Rp.197 juta dengan jangka waktu kredit sampai 30 tahun.

Selama pameran berlangsung, Bank BTN juga akan memberikan beragam promosi khusus bagi masyarakat diantaranya seperti suku bunga KPR mulai 6,25%, uang muka 1%, dengan total 169 stand (118 stand komersil & 51 stand FLPP).

Kebijakan pemerintah dalam pembiayaan perumahan masih akan menjadi penentu pasar properti 2018. Harga dan suplai properti, terutama pada sektor residensial, diperkirakan meningkat dengan target pengunjung 350.000 orang. Permintaan pasar akan tetap stabil, terutama pada pasar properti di bawah Rp.1 miliar.