Cara Mudah Punya Rumah di Usia Muda!
Kalangan Milenial Cenderung Lebih Menyukai Travelling Ketimbang Membeli Rumah Untuk Masa Depannya (Foto: dok.inapex)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id – Punya rumah di usia muda menjadi impian banyak orang, namun gaya hidup mewah dan senang bepergian begitu melekat pada sejumlah kalangan milenial (usia 20-30) membuat mereka harus lebih cermat dalam mengatur keuangan. Pasalnya, walaupun memiliki peluang mendapatkan gaji besar, kebiasaan hidup boros akan membuat generasi ini kesulitan di masa depan.

Berbeda dengan generasi X yang terbiasa mengatur keuangan secara terukur setiap hari, milenial tumbuh besar di tengah kemajuan teknologi yang serba praktis. Akibatnya, sedikit di antara mereka yang mempunyai perencanaan jangka panjang, misalnya bila suatu hari kehilangan pekerjaan atau pensiun dini.

“Saya sudah niat untuk mempunyai rumah sendiri, karena saat melihat teman saya sudah mempunyai rumah sebelum menikah padahal perempuan, ada rasa kebanggaannya sendiri. Saya saja bangga dengarnya apalagi yang punya,” ujar Aprilia saat ditemui INAPEX, di Jakarta, Senin (31/7).

Sebenarnya terdapat sejumlah cara yang dapat dilakukan bagi Anda yang termasuk kalangan milenial ini untuk mengatur uang secara bijak. Hal pertama, tentu melaksanakan perencanaan yang baik. Strategi penghematan yang terbaik tentu mesti disesuaikan dengan pengeluaran yang ditanggung pada sekarang ini.

Walaupun setiap orang mempunyai pola yang berbeda, ada beberapa tips mudah untuk bisa merencanakan masa depan sebelum semakin terlambat:

1. Jangan Menyewa Hunian

Umumnya kelompok usia 20-30 belum mempunyai rumah, maka hindari untuk menyewa hunian. Pasalnya, biaya sewa ini dapat dijadikan sumber pengeluaran terbesar. Bahkan sesuai riset yang dilaksanakan situs properti Zillow, menyewa hunian dapat menghisap sebanyak 30 persen dari pendapatan bulanan.

Bila tak lagi tinggal bersama keluarga, setidaknya tentukan unit sewa yang mungil dan praktis. Dengan demikian Anda tidak perlu bingung mengisi perabot atau menjalankan perawatan dan bersih-bersih.

2. Cek Pengeluaran Bulanan

Untuk meyakinkan angka pengeluaran bulanan setara dengan anggaran yang diatur, lakukan pengecekan setiap bulan bahkan jika diperlukan setiap minggu. Catat setiap pengeluaran yang Anda lakukan, kemudian pertimbangkan kembali hal ini di akhir bulan. Hindari melakukan pembelanjaan yang tak perlu.

3. Manfaatkan Teknologi

Anda dapat memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mengatur keuangan. Ada sejumlah aplikasi ponsel pintar untuk mengelola anggaran. Salah satunya Mint, dimana bisa menetapkan target dan melacak pengeluaran setiap bulan secara tepat dan mudah. Dengan begitu, program penghematan Anda dapat dilakukan lebih menyenangkan.

4. Menjaga Reputasi Keuangan

Terakhir, perhatikan reputasi kredit Anda. Jika mempunyai kartu kredit, pastikan untuk membayar cicilan dengan lancar setiap bulannya. Reputasi kredit akan berfungsi penting untuk Anda jika suatu hari nanti ingin mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Semakin baik reputasi Anda di mata Bank Indonesia (BI Check), maka berkesempatan memperoleh plafon pinjaman yang lebih besar. Jadi, telah siap melaksanakan strategi penghematan?