Bupati resmikan Gedung BNNK Karawang. (Foto: dok.inapex)
Bupati resmikan Gedung BNNK Karawang. (Foto: dok.inapex)

 

KARAWANG, INAPEX.co.id, – Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana meresmikan Gedung Kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karawang. Peresmian itu sebagai wujud dan komitmennya mendukung akselerasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di wilayah Kabupaten Karawang di Jln.Husni Hamid
No.24.

Kepala BNNK Karawang AKBP M.Julian melalui siaran pers yang dikirim ke Redaksi INAPEX.co.id menjelaskan Gedung Kantor BNNK Karawang ini bersetatus milik Pemda Karawang yang dipinjam pakai oleh BNNK Karawang.

“Hal ini bisa terealisasi karena hubungan yang harmonis antara BNNK Kabupaten Karawang dan pemerintah Kabupaten Karawang,” kata M.Julian secara tertulis. Ia berharap dengan diresmikannya gedung kantor tersebut akan lebih memaksimalkan kinerja para personel BNNK Karawang agar lebih baik dalam upaya membersihkan Kabupaten Karawang dari ancaman tbahaya narkoba.

Kepala BNN Provinsi Brigjen Polisi Rusnadi sangat mengapresiasi hubungan baik antara BNN Kabupaten Karawang dengan Pemda Kabupaten Karawang dalam pemberian ijin pinjam pakai Gedung tersebut. Ia berharap BNNK dan pemda Karawang bisa terus bekerja sama saling menjaga dari virus-virus Narkoba.

Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana dalam sambutannya menyampaikan, suasana keprihatinan terhadap kondisi darurat narkoba di Jawa Barat.

“Alhamdulillah kita dapat meresmikan Gedung BNNK Karawang, untuk itu, atas nama pemerintah mengucapkan “selamat” kepada seluruh jajaran BNNK. Mudah-mudahan dengan keberadaan gedung baru ini dapat memberikan solusi terbaik sekaligus bisa sumbangsih pemikiran yang nyata terhadap upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkoba dari semua elemen masyarakat dan dari semua jenis narkoba,” kata dr.Cellica Nurrachadiana.

 

Pasar Properti Masih Lemah, Rumah Subsidi Terus Diminati
Indonesia Properti Expo 2017 berlangsung mulai 11 – 19 Februari di JCC Senayan. (Foto: dok.inapex)

 

Selain itu, dr.Cellica Nurrachadiana juga menghimbau kepada semua pihak turut andil mengambil bagian memberikan informasi yang akurat dan aktual tentang penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika kepada seluruh lapisan masyarakat di seluruh pelosok Kabupaten Karawang.

“Terutama kepada pihak yang berwajib, mengingat penyakit sosial masyarakat ini merupakan masalah kita bersama yang memerlukan penanganan secara terintegrasi, baik dari aspek hukum, kesehatan, psikologi, pendidikan, sosial, budaya, ekonomi maupun aspek keamanan dan aspek keagamaan,” pungkasnya.

Sementara itu, PT. Galuh Citarum sebagai pengembang Galuh Mas di Karawang mengaku sangat optimis industri properti 2017 mampu menunjukkan peningkatan yang lebih signifikan. Pengembang yang dirintis sejak 2004 silam tersebut, tengah membidik pengembangan konsep hunian komersial dan kebutuhan gaya hidup dipusat Kota Karawang Barat.

 

Nany. (Foto: dok.inapex)
Stephanie Nany Ratnawati Deputy Director Operasional Housing Pusat Niaga. (Foto: dok.inapex)

 

Menurut Stephanie Nany Ratnawati Deputy Director Operasional Housing Pusat Niaga dan Hunian Asri Terpadu ‘Galuh Mas’ pengembangan proyek real estate diatas lahan 110 hektar tersebut memiliki multi akses paling stategis ke sejumlah wilayah disekitar Kota Karawang.

“Letaknya yang mudah dijangkau,fasilitas lengkap dengan pilihan unit hunian komersial yang variatif. Sekarang ini pembangunan pelabuhan laut Cilamaya tengah dalam proses. Sedangkan tata lahan dan bangunan untuk Bandara Internasional Karawang telah berjalan,” tambah Nany Ratnawati.

Lebih lanjut Nany menilai,bisnis disektor properti diawal tahun 2017 ini terlihat terus mengalami peningkatan. “Properti sudah semakin menggeliat, kebutuhan akan properti semakin tinggi. Galuh mas ada di Kota Karawang, dan kita memang menangkap tentang kebutuhan itu semakin tinggi,” katanya.

Peningkatan itu bukan saja terlihat pada kebutuhan properti, namun layanan perizinan juga mendapat dukungan dari pemerintah setempat. Nany mengakui, sangat terbantu dan dipermudah melalui layanan perizinan dibirokrasi Pemerintah Daerah Karawang.

Hal itu dilakukan untuk mendukung kebutuhan masyarakat yang diberikan melalui prosedur agar bisa memiliki rumah, tanpa membedakan status dengan syarat dan ketentuan berlaku.

“Kebetulan kita di Karawang memiliki tanah seluas 180 hektar, kita bangun dari awal hingga sekarang selalu disuport oleh Pemerintah Kawarang. Sehingga Galuh Mas mengalami kemajuanya sangat pesat,” ujar Nany Ratnawati.