The Riviera at Puri, Cipondoh. (Foto: Keppel Land)

JAKARTA, INAPEX.co.id – Suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dinilai masih cukup rendah, apalagi hampir mencapai single digit.

Kendati demikian, sejak pertengahan tahun 2018 ini menyusul kenaikan bunga acuan BI 7 Day Repo Rate secara bertahap dari 4,75 menjadi 5,75 saat ini sebagai respon kenaikan pesat kurs dolar AS, bunga kredit mau tak mau harus mengikuti seiring kenaikan bunga dana seperti deposito.

Kemudian, selisih BI 7 Day Repo Rate dengan bunga bank hingga mencapai 5-6 persen, maka bunga kredit rumah yang saat ini sekitar 10–11 persen pasti akan naik lagi menjadi 12 – 13 persen.

Bahkan, kalangan developer juga merasa resah dengan kenaikan bunga itu bakal menekan pasar properti sehingga makin sulit diharapkan pulih dalam waktu dekat.
Kemudian, pada saat bersamaan kurs dolar AS kian tinggi yang berimbas pada harga bahan bangunan yang mengandung komponen impor.

Direktur PT Metropolitan Land (Metland) Tbk Olivia Surodjo, sebuah perusahaan pengembang, tren kenaikan bunga KPR/KPA tidak akan terlalu terasa.

Karena, dibandingkan kredit lain di sektor consumer banking, KPR dinilai sebagai kredit yang paling aman sehingga bank tidak akan sembarangan menaikan suku bunganya.

“Buktinya setelah beberapa kali BI 7 Day Repo Rate naik, bunga KPR tidak langsung naik. Bahkan, masih banyak bank yang menawarkan bunga promo yang santgat rendah dengan jangka waktu fixed (tetap) lebih panjang mencapai lima tahun bahkan lebih. Jadi, menurut saya sampai akhir tahun ini bank tidak akan menaikan suku bunganya,” katanya saat peluncuran fase ketiga perumahan The Riviera at Puri, Cipondoh, Kota Tangerang (Banten) besutan Metland dengan Keppel Land (Singapura) di Jakarta, baru-baru ini.

Tahun depan pun Olivia memprediksi, bank-bank juga belum akan langsung menaikkan bunga KPR, karena bank perlu mencapai target penyaluran kredit.

Dengan pencapaian penyaluran KPR/KPA yang cukup baik tahun ini, menaikkan bunga pasti akan langsung memengaruhi pencapaian target itu.

“Tapi, kalaupun suku bunganya naik, saya jamin untuk KPR tidak akan terasa, karena tenor KPR itu umumnya panjang mencapai belasan tahun. Jadi, kalau naik sedikit nggak akan terasa karena dibagi ke tenor cicilan yang periodenya lama itu,” pungkasnya.