Acara Pembukaan Program
Acara Pembukaan Program(foto:beritasatu.com)

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Untuk membuat suatu peningkatan pada nasabah tabungan, Bank BTN mempersembahkan berbagai promo dan juga hadiah-hadiah yang disebar ke seluruh kantor-kantor cabang Bank BTN. Program yang dinamai Tabungan Serba Untung (Serbu) dari Tabungan Batara Bank BTN tersebut dilangsungkan untuk memberikan sebuah apresiasi para nasabah yang telah banyak memakai produk sampai dengan layanan perbankan dari Bank BTN.

Direktur Bank BTN Mansyur S. Nasution menilai bahwa Bank BTN menyediakan hadiah yang jumlahnya menggapai harga Rp16,3 miliar dalam program undian Serbu ini.

“Program undian Serbu ini merupakan kelanjutan dari program yang sudah ada sebelumnya yaitu undian Homebastis. Kami yakin Serbu ini akan menuai sukses di pasar dan ini sebagai sentuhan berbeda yang kami berikan untuk nasabah kami,” tutur Mansyur dalam siaran pers Jakarta, belum lama ini.

Total hadiah yang disiapkan itu pun hingga 1.139 buah yang diantaranya adalah mobil, sepeda motor, dan barang-barang elektronik lainnya. Dengan program tersebut, diharpkan bisa memberikan banyak kemudahan dan juga peluang yang sangat besar untuk para nasabah agar bisa memperoleh hadiah. Grand prize tersebut akan berlangsung pada 21 Mei 2016 yang akan melakukan pengundian sebanyak 7 buah mobil mewah.

Untuk ikut serta dalam program tersebut, nasabah yang membuka rekening tabungan akan otomatis menerima 10 poin dan akan diberikan bonus poin apabila terdapat dana yang mengendap dengan jumlah tertentu. Total poin juga akan semakin bertambah apabila nasabah memakai fasilitas bank dengan bermacam-macam transaksi baik itu dilakukan di counter, ATM, mobile banking, maupun internet banking.

“Kami sangat serius untuk memperbaiki komposisi pendanaan korporasi dari penghimpunan dana ritel berbiaya murah salah satunya dari tabungan. Nantinya dana ini untuk mendukung pembiayaan perumahan yang menjadi core bisnis kami, makanya kami selenggarakan program ini untuk menarik dana dari masyarakat,” ujar Mansyur.

Terlepas dari itu, pada kesempatan berbeda, sebelumnya dalam penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi yang termasuk kedalam skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) hingga Maret 2016 dalam catatan masih rendah.

Survei Harga Properti Residensial yang diluncurkan Bank Indonesia bahwa pencairan FLPP per Maret 2016 telah mencapai Rp370 miliar dari total keseluruhan anggaran yang disediakan sebesar Rp10,58 triliun.