Dirut BTN Maryono. (Foto: dok.inapex)
Dirut BTN Maryono. (Foto: dok.inapex)

JAKARTA, INAPEX.co.id, – PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk (BTN) akan memaksimalkan kredit digital lewat aplikasi perseroan pada nasabahnya agar dapat mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR) secara online.

Terobosan itu terus ditingkatkan BTN melalui layanan perbankan digitalnya guna menggarap potensi besar sektor properti pada 2017 mendatang.

“KPR Online kurang lebih ada 1.484 aplikasi, yang tahun kemarin kurang lebih ada 1.200-an jadi total sekarang 2.500 sampai 2.600-an. Ini kan baru tahun kedua jadi masih butuh pengenalan dan sosialisasi,” ujar Direktur Utama BTN Maryono, di Jakarta, Rabu (14/12).

Dari jumlah data itu, lanjut Maryono, sudah sekitar 1.304 aplikasi yang diterima oleh BTN.

Kendati demikian, sebagian aplikasi KPR ditolak, tetapi capaian BTN tersebut dianggap positif karena telah menerima lebih dari 90 persen KPR Online.

Di sisi lain, terhitung hingga Oktober 2016, pertumbuhan bisnis BTN tercatat mengalami peningkatan sebesar 18,08 persen secara tahunan dari Rp 167,74 triliun pada Oktober 2015 menjadi Rp 197,72 triliun pada bulan yang sama di tahun ini.

Tak cuma itu, BTN juga mengalami kenaikan kredit 16,63 persen secara tahunan menjadi Rp 154,99 triliun dari sebelumnya pada Oktober 2015 hanya Rp 132,89 triliun.

“Tahun depan targetnya total kredit bisa tumbuh 18-20 persen, sedangkan khusus KPR di atas 20 persen. Capaian realisasi KPR subsidi sampai November 2016 sudah 530.000 unit rumah,” kata Maryono.