Ilustrasi. (Foto: dok.inapex)
Ilustrasi. (Foto: dok.inapex)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Anda bingung memilih hunian apartemen atau rumah? Proyek apartemen di Jakarta kian terus menjamur, terutama di wilayah penyangga Jakarta, seperti Ciputat, Serpong, hingga Bekasi. Kemudian, ketersediaan lahan untuk membangun perumahan terjangkau kian sulit. Sekalipun ada, lokasinya relatif jauh dari Jakarta.

Tentu persoalan ini akan membuat Anda merasa bingung untuk memilih apartemen atau rumah khususnya dirasakan bagi pasangan yang baru menikah.

Terlebih yang mau dibeli ini merupakan aset pertama. Kedua tipe hunian ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Oleh sebab itu, sebelum berkunjung di Indonesia Properti Expo pada 11 sampai 19 Februari 2017 mendatang, sebaiknya pertimbangkan terlebih dulu keinginan Anda untuk bisa memiliki hunian vertikal atau rumah tapak. Berikut penjelasannya;

RUMAH

1. Surat Hak Milik

Kalau kamu memilih rumah, maka kamu akan memiliki hak milik atas tanah dan bangunan yang berdiri di atasnya, sehingga aset Anda akan lebih bernilai jika dijual kembali. Keuntungan lainnya adalah adanya kenaikan harga tanah minimal 10% per tahun. Anda juga bebas merenovasi rumah Anda kapan saja.

Kalau kamu memilih apartemen, maka kamu tidak akan mempunyai hak milik atas bangunan. Kamu hanya akan mempunyai hak guna bangunan dalam jangka waktu tertentu yang dapat diperpanjang. Kamu hanya bisa mengganti interior unit apartemen yang kamu tempati.

2. Aset Liquid

Rumah adalah properti yang sangat diburu, khususya untuk mereka yang hidup di perkotaan. Anda akan lebih mudah menjual rumah tapak karena secara tradisi banyak orang Indonesia yang lebih suka dengan properti yang satu ini. Hal inilah yang menyebabkan rumah lebih mudah dijual daripada apartemen.

3. Jaminan Bank

Rumah tapak lebih mudah diterima oleh bank sebagai aset jaminan jika Anda ingin mengambil pinjaman. Tapi hal ini biasanya baru bisa dilakukan setelah Anda mencicil selama dua tahun kredit kepemilikan rumah (KPR).
4. Tagihan lebih rendah

Biaya bulanan yan harus kamu bayar untuk tagihan, seperti listrik dan air, akan lebih murah untuk rumah daripada maintenance fee di apartemen. Anda juga terbebas dari parking fee.

5. Bebas memperluas dan mengubah tata ruang

Anda akan lebih fleksibel untuk memperluas dan mengubah tata ruang rumah. Anda pun bebas menentukan arsitektur maupun tata ruang rumah Anda, termasuk jumlah kamar dan besarnya taman. Hal ini tidak dapat Anda miliki jika Anda tinggal di apartemen.

APARTEMEN

Beberapa hal tadi menjadi alasan orang Indonesia lebih suka tinggal di rumah tapak (landed house) dibanding apartemen. Meskipun begitu, tinggal di apartemen juga memiliki kelebihan dari rumah tapak, seperti:
1. Fasilitas lengkap

Kebanyakan apartemen memiliki fasilitas, seperti kolam renang dan taman. Biaya untuk tinggal di apartemen lebih mahal daripada di rumah karena apartemen dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas seperti itu. Fasilitas lain yang juga disediakan adalah fasilitas olahraga, spa, mini market dan restoran. Bahkan ada juga apartemen yang terkoneksi dengan pusat perbelanjaan.
2. Letak yang Strategis

Kebanyakan apartemen terletak di pusat kota. Hal ini memberikan keuntungan untuk Anda yaitu bisa menghemat waktu dan biaya yang harus dikeluarkan untuk pergi ke tempat kerja. Selain itu, akses menuju tempat umum seperti rumah sakit, sekolah, supermarket dan masih banyak lagi menjadi lebih mudah.
3. Fasilitas keamanan

Apartemen dilengkapi oleh fasilitas keamanan, seperti security guard, CCTV maupun prosedur keamanan yang mengharuskan tamu untuk meninggalkan kartu identitas sebelum bisa masuk ke dalam lift.
4. Praktis

Perawatan gedung menjadi tanggung jawab pengelola apartemen. Anda pun tidak harus mengurus sendiri pembayaran segala macam tagihan bulanan seperti listrik dan air.

Dengan beberapa kelebihan dan kekurangan yang ada, pilihan untuk membeli rumah atau apartemen memang sangat tergantung kepada kebutuhan Anda.