Like Suryanti Konsultan Properti. (Foto: ist)
Like Suryanti Konsultan Properti. (Foto: ist)

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Seiring bertambahnya usia ketika menginjak 30 tahun, sangat berpotensi akan menemui rasa kebingungan saat memilih jenis hunian yang cocok serta meningkatkan kenyamanan hidup.

Bahkan diusia itu, tak mudah menentukan untuk memilih sebuah hunian vertikal maupun rumah tapak sebagai tempat tinggal terbaik bagi semua orang.

Apalagi sekarang banyak hunian terlihat beragam seperti komplek perumahan, apartemen, rumah susun dan sejenisnya menjadi alternative sesuai budget yang dimiliki.

Menurut Like Suryanti seorang konsultan property PT.Eureka Prima Jakarta Tbk, menilai berdasarkan pertimbangan bagi pemilik usia 30-an lebih memilih tinggal di apartemen ataupun dirumah tapak.

Like Suryanti ketika ditemui dikantornya di Equity Tower Jl. Jenderal Sudirman Kavling 52-53 Jakarta menjelaskan, faktor penentunya yaitu berangkat dari kondisi keuangan atau persoalan lain yang bisa mendorong keputusan untuk memilih kedua jenis hunian tersebut.

FASILITAS

Hunian jenis apartemen, untuk sekarang ini memang cukup digemari terutama di wilayah perkotaan. Tidak heran jika Jakarta atau Bandung, terus melakukan perkembangan di bidang property khususnya untuk apartemen.

Bentuknya seperti hotel dan memiliki fasilitas lift ini memang hunian yang menawarkan beberapa kelebihan untuk konsumennya. Di sekitar apartemen, anda juga dapat menemukan fasilitas lainya, seperti mini market, kafe, salon, kolam renang, pusat kebugaran, laundry dan masih banyak lagi.

NILAI INVESTASI

Apartemen sepertinya bisa dijadikan sebagai cara untuk investasi jangka menengah. Harga apartemen memang lebih murah dibandingkan dengan rumah di komplek perumahan atau rumah tapak, namun apartemen dapat menguntungkan jika kemudian disewakan lagi. Akan lebih menguntungkan lagi jika apartemennya berada di lokasi strategis.

KETENTUAN

Memilih tinggal di apartemen berarti Anda harus mematuhi ketentuan yang dibuat oleh pengembang apartemen. Ketentuan itu tak jauh bedanya dengan hotel, apartemen juga memiliki beberapa peraturan untuk para penghuninya, salah satunya seperti tidak memelihara hewan seperti anjing dan kucing, dan tidak membawa orang asing tanpa melapor terlebih dulu kepada keamanan apartemen.

INDIVIUALISME

Apartemen memang terkesan bagian ruangan yang dekat dengan ruangan lainnya yang juga ditempati oleh sesama penghuni. Namun, kenyataannya kehidupan diapartemen lebih bersifat individualisme.

Berbeda halnya jika memiliki rumah tapak, tetangga biasanya cukup mengenal dan sesekali berkunjung. Hal itu tidak terlalu sering terjadi di apartemen.